Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Piala Citra untuk Gading Marten

Aku buka Instagram untuk mengirim post keduaku kemarin di akun @cantik_selamanya, dan seperti biasa yang pertama terbuka adalah feed. Kali ini, yang muncul teratas di Instagram feed -ku adalah kiriman dari artis Gisella yang membagikan video ucapan congratulations dari Gempi untuk papanya yang baru saja memenangkan piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2018.

Woooh! Congrats juga dari aku untuk Gading Marten. Juga untuk Marsha Timothy yang menjadi Pemeran Utama Wanita Terbaik 2018. 

Melihat video Gempi itu, keharuan datang menyesakkan dadaku karena menahan tangis haru. Jujur, aku langsung teringat tragedi keluarga yang sedang dihadapi oleh Gading dan Gisella. Rasanya sedih melihat sebuah keluarga yang berantakan meski mereka berusaha tegar.

Aku ikuti link ke akunnya Gading yang mengucapkan terima kasih kepada Gempita dan Gisella. Di sana tambah aku nyesek lagi melihat Gading menuliskan kebahagiaannya atas kemenangannya sebagai seorang anaknya Roy Marten.

Tambah sedih karena di moment yang seharusnya membahagiakan itu, seharusnya Gading didampingi istrinya yang berbagi kebahagiaan dan kebanggan bersamanya. Tapi mau bagaimana lagi.. mereka sedang proses cerai..

Aku tuh 'kan sensi gitu.. mudah empati dengan orang lain.. susah senang orang yang masuk ke telingaku tuh bablas ke hatiku. Jadi aku seakan merasakan andai aku yang di posisi itu. Pasti aku terima pialanya sambil menangis. 

Atau mungkin aku gak akan hadir. Aku  sih begitu orangnya. Gak kuaaaaat! 😭

Melihat ayah anak, Roy dan Gading Marten, aku terharu. Roy datang ke acara itu menemani anaknya yang sedamg sedih. Di InstaStory dia sempat mendoakan agar Gading menang. Dan doanya terkabul.
Makin terharu aku dan air mataku gak tertahan lagi.

Jadi, aku buru-buru mengalihkan perhatianku ke tujuan awalku buka IG, mengirim kirimanku sendiri. 

Setelah itu, aku google Gading dan FFI-nya karena aku missed siarannya di televisi. Maklum, aku jarang menonton TV. Aku senang juga mengetahui bahwa FFI masih ada. Sumpah, aku kira sudah bubar..! Ternyata ada harapan untuk film Indonesia! 

Nanti aku mau nonton filmnya Gading itu, deh, Love for Sale. I missed that on theatre juga! Waktu itu 'kan aku sedang menjalani terapi radiasi. 

Well... hidup memang seperti itu, ada suka ada duka. Ceritanya macem-macem. Dalam suatu wawancara TV, Giselle tampak sinis tentang mujizat bersatunya kembali dirinya dengan Gading. Tapi aku tetap berharap bahwa harapan itu ada untuk mereka. Karena, kalau ada niat yang baik, pasti ada jalan. 

Seperti juga harapanku untuk film Indonesia agar semakin baik, semakin keren. Aku juga pecinta film, lho… 

Ciao! 

Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Tips: Etika Mengirim dan Menerima E-mail

Klik di logo di atas untuk melihat versi PDF artikel ini . Jaman sekarang, di era fesbuk , e - mail sudah jadi biasa. Memang mungkin belum 50% orang Indonesia yang pake e-mail, but soon , I’m sure .. Dengan teknologi 3G; sekarang 3.5G; dan kenyataan bahwa handphone sudah jadi barang biasa, aku yakin sebentar lagi kelompok masyarakat yang tadinya cuma tahu caranya pake hape , sebentar lagi juga pasti akan belajar pake imel . Trigger -nya bisa jadi adalah kenyataan bahwa memakai yahoo! messenger di handphone lebih murah dari pada SMS. Karena murahnya, aku sempat ajarin Office Boy di kantor aku untuk memakai messenger dan mengajar keluarganya di desa untuk belajar juga. Bayangkan seandainya dia bener-bener ngajarin sanak saudaranya untuk memakai messenger, maka mereka akan juga melihat feature e-mail dari yahoo! yang comes together with the messenger . Lalu mereka belajar bikin surat pake e - mail . Nice , ya? Belum lagi kerja keras para telecommunication services provider ...

Selamat Hari Ibu

Haiiiii… Apa kabar?  Oh, dear... It's almost end of the year! Gak terasa, yaaa....  Sudah berapa lama aku absen ngeblog? Aku kalang kabut antara ngedit video dan ke rumah sakit untuk terapi rehabilitasi medik. Itu, lho , efek kemo yang bikin ujung-ujung jari tanganku dan telapak kakiku jadi kebas kesemutan harus diterapi supaya hilang. Padahal, kata dokter di Unit Rehab Medik, seharusnya efek kemonya sudah hilang secara alami karena terakhir aku kemo 'kan bulan Pebuari 2018. Sudah lebih dari enam bulan. Makanya harus diterapi. Nah, namanya juga pasien BPJS Kesehatan, ya harus ngantri dan ngantrinya panjang! Ndilalalh , pas lagi minggu kemarin itu RS Persahabatan sedang mengadakan perapihan sistim administrasi yang melibatkan prosedur BPJS. Jadi, aku harus kembali ke Klinik dan Rumah Sakit kelas B untuk memperbarui rujukan sebelum bisa mendapatkan terapi yang aku perlukan. Jadi, lumayan repot, ya. Tapi aku gak mengeluh, lho . Ngantri itu wajar, karena pasiennya b...