Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

2019 - Saatnya Berjuang Lagi untuk Meraih Impian yang Indah

Hey, happy new year, my dear! Apa kabar?

Kemarin, di Instagram CANTIK SELAMANYA, aku posted 10 hal yang harus diperhatikan untuk kita lakukan mulai dari sekarang di tahun 2019 ini. Belajar dari pengalaman, pengalaman sendiri maupun orang lain. Ditambah referensi bacaan bermutu, aku merumuskan 10 hal penting itu.

Maklum, aku 'kan orang tua. Bukan parent, ya, tapi orang yang umurnya sudah tua (hai hai.. umur 'kan cuma angka… tapi perjalanannya yang bikin istimewa… hahaha). Di umurku yang sudah lewat 51 tahun ini, I have been there, done that... Pernah jatuh, pernah bikin salah, pernah ngaco, pernah terluka, pernah menangis, pernah marah.. pernah kecewa.. I have regrets... sorry... and wishes that I did it better... tapi kemudian semua berlalu, dan aku menjadi bagaimana aku sekarang karena semua pengalaman itu.

Ditempa oleh waktu dan keadaan… yeach… c'est la vie! Itulah hidup! Sekarang aku hanya ingin membantu siapa yang mau aku bantu untuk bisa kuat melalui semua masalahnya dan menjadi pemenang. Memiliki mimpi untuk dinikmati keindahannya sambil diam-diam dalam hati diharapkan andai bisa terjadi. It enriches your soul, you know!

Aku tahu ada orang-orang yang tak berani bermimpi. Takut jatuh, katanya. Hallo, jatuh pasti sakitlah! Yang penting kalau jatuh itu, harus berani berdiri lagi, bangkit dan berjalan kembali. Jangan sudah jatuh, lantas tergeletak… masuk ICU, deh.

Entah kenapa, orang mudah sekali untuk memikirkan kegagalan, kepahitan, kekecewaan. Seolah refleks alami ketika menghadapi suatu tantangan adalah memikirkan kesakitannya. Haduh, jangan takut sakit. Jangan takut capek. Karena sakit itu wajar, namanya juga terluka. Tapi obatnya juga ada, kok. Yaitu ikhlas dan memaafkan, serta yakin, TUHAN tetap menyertai kita.

Dari pada mikirin yang sakit dan pedih, lebih baik membayangkan yang manis yang menyenangkan bila mimpi itu jadi kenyataan. It will make you smile, and it makes you look good from the inside! Enak dilihat, deh!

Aku tahu, karena aku sudah mengalaminya.. melewati banyak hal.. been there.. done that..

Ok, deh, hari ini aku terapi lagi, nihDay 2 of January 2019. Semangat!

Oh, about "the ten things" yang aku sebutkan di awal tadi.. yang aku posted di Instagram kemarin, coba kamu lihat gambar yang aku share ini, ya...



Di Instagram, aku kasih captions tentang tiap-tiap point. Check it out! Kalau kamu merasa sudah melakukannya di tahun 2018, do it better this year. Itu juga yang aku akan coba lakukan. Karena umur banyak bukan berarti kita berhenti belajar, 'kan?


Have a super wonderful 2019!

Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Tips: Etika Mengirim dan Menerima E-mail

Klik di logo di atas untuk melihat versi PDF artikel ini . Jaman sekarang, di era fesbuk , e - mail sudah jadi biasa. Memang mungkin belum 50% orang Indonesia yang pake e-mail, but soon , I’m sure .. Dengan teknologi 3G; sekarang 3.5G; dan kenyataan bahwa handphone sudah jadi barang biasa, aku yakin sebentar lagi kelompok masyarakat yang tadinya cuma tahu caranya pake hape , sebentar lagi juga pasti akan belajar pake imel . Trigger -nya bisa jadi adalah kenyataan bahwa memakai yahoo! messenger di handphone lebih murah dari pada SMS. Karena murahnya, aku sempat ajarin Office Boy di kantor aku untuk memakai messenger dan mengajar keluarganya di desa untuk belajar juga. Bayangkan seandainya dia bener-bener ngajarin sanak saudaranya untuk memakai messenger, maka mereka akan juga melihat feature e-mail dari yahoo! yang comes together with the messenger . Lalu mereka belajar bikin surat pake e - mail . Nice , ya? Belum lagi kerja keras para telecommunication services provider ...