Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Peluncuran Buku "Anak Pancong"

Selamat pagi kamu!

Tersenyum, dong.... Nah, enak kan rasanya? Senyum itu sehat...!

Kemarin, hari Sabtu, weekend, iya, weekend... Aku menghadiri acara peluncuran buku "Anak Pancong" di Warung Asoi, Rawamangun. Warung atau restoran ini berada persis di sebelah Rumah Sakit Persahabatan tempat aku menjalani pengobatan kanker. Ternyata di sana ada hiburan life music. I love it.

Aku masih belum biasa dengan life music, sih. Aku biasanya dengan aplikasi Smule. Coba search Dian Manginta di Smule. You will find me. Tapi jangan berharap mendengar suara yang merdu. Masih harus banyak belajar. Entah kenapa, suaraku sering kali fals diujung baris. Dear me...

Aku juga membuat video dengan aplikasi Smule, termasuk ketika sedang moon face yang aku kira gemuk. Ternyata bengkak. Hahaha..

Anyways, di sana, di acara peluncuran buku itu, aku bertemu dengan bu Admin Laboratorium RS Persahabatan yang selalu cekatan dan perhatian kepada pasien termasuk aku. Dia sangat membantu sehingga aku dapat cepat mendapatkan hasil laboratoriumku untuk mendapatkan tindakan selanjutnya. Ternyata dai adalah istri dari salah seorang teman kami di gank Anak Pancong. Small world, isn't it!

Anak Pancong itu adalah sebutan untuk anak-anak SMPN 74 tahun 80-an yang suka nongkrong di sebuah kedai atau warung pancong. Kegiatan nongkrong itu berlanjut hingga mereka bedol desa ke SMAN 31. Dan akibatnya gank "Anak Pancong" pun berkembang dengan bergabungnya teman-teman di SMAN 31 yang berasal dari SMP lain.

Ada begitu banyak kenangan dalam pertemanan itu sehingga timbullah ide membuat buku yang disunting oleh St. Ires Adlin. Ires adalah seorang wartawan yang juga telah menulis beberapa buku lainnya. 

Para endoser untuk buku itu termasuk diantaranya adalah Gubernur DKI Anies Baswedan, Mantan Gubernur Banten Rano Karno, juga Komika Raditya Dika. Menurut Ires, para Gubernur itu menginginkan untuk membaca dulu bukunya sebelum memberi endorsement mereka. Jadi, apa yang mereka tuliskan di bagian cover belakang buku itu memang karena mereka telah membacanya. 



Coba kamu pergi ke toko buku Gramedia, karena penerbitnya adalah Kompas Gramedia.  

Pastinya ada banyak pelajaran juga yang dapat dipetik dari pengalaman orang lain, termasuk dari teman-teman kita ex Anak Pancong. Oh, sampai sekarang mereka tetap menyebut diri mereka "Anak Pancong" dan Rawamangun adalah kampung halaman mereka. 

Dengan beragam suku diantara mereka, mereka adalah kaum yang tak lagi mau dikotak-kotakkan oleh perbedaan latar belakang keluarga termasuk suku dan agama. No SARA diantara mereka. 

Kenyataannya banyak dari antara mereka yang sebagian sudah berusia 50-an ini, atau jelang 50 tahun bagi sebagian lainnya, telah sukses dalam karir dan rumah tangganyanya, dan mereka tetap bangga menyebut diri mereka Anak Pancong. 

You should read this book!

Enjoy your weekend! 

Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Nonton film layar lebar - BOHEMIAN RHAPSODY

Akhirnya aku nonton film-nya QUEEN, BOHEMIAN RHAPSODY! Mengaku sebagai fans QUEEN, rasanya wajib nonton film ini. Maka aku pilih hari Senin kemarin untuk menonton di bioskop terdekat ke rumahku, pada pertunjukan tengah hari, pukul 12.45. Sedikit yang nonton.. Ya, wajarlah, hari pertama of the weekday.. Hari kerja! Tetapi walau sedikit yang datang menonton, serunya terasa karena semua penonton menikmati filmnya. Kami sama-sama tertawa pada humor yang ditampilkan di film itu. Meaning , semua memperhatikan. Sepertinya tidak ada yang tertidur di tengah pertunjukan! Film Bohemian itu tentang Freddie Mercury pencipta lagu Bohemian Rhapsody-nya QUEEN yang mendunia itu.  Aku sendiri sangat menyukai film ini dan merasa bahwa kekecewaanku untuk bisa menonton konser Queen yang pupus dengan meninggalnya Freddie Mercury, terbayarkan setelah menonton film ini kemarin siang. Dulu, di masa remajaku, selain hafal hamper semua lagu-lagu Queen, aku juga membaca berbagai artikel tentang ...