Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Ajak Dunia Tersenyum (Free Download)

Let's make the world a better place by...smiling!

Seringkali kalau aku sedang berjalan sendirian dan bertemu pandang dengan orang di seberangku, orang itu mendadak tersenyum kepadaku. Senyum yang ramah. Di dalam hati, aku mencatat peristiwa itu.

Took me a while to realize, bahwa senyuman itu adalah karena orang itu melihat senyuman di wajahku. 'Kan aku sudah bilang, dulu aku pemalu (lihat artikelkyu "Uji Nyali"). Jadi, aku berusaha menghindari tatapan langsung dengan orang yang aku gak kenal. Jadi lama, deh, realising-nya...

Suatu ketika, aku iseng dengan seorang teman makan siang di kantin Wisma Kodel di Kuningan. Aku memang suka jalan-jalan :P... Dari lobby kami menuju ke tangga yang menuju ke basement di mana kantin mereka berada. Saat itu pandanganku berpapasan dengan Pak Satpam yang dengan ramah tersenyum kepadaku. Temanku yang berjalan di sampingku berbisik, "...Kenal, Mbak?". Nope. Akyu nggak kenal. 

Aku memang terkenal.. di lingkunganku.., mungkin karena senyumanku itu, tapi aku bukan berarti aku kenal semua orang... ha ha ha...!

But it began when I was in the high school. Waktu itu namanya masih SMA. Aku sedang ngobrol-ngobrol bersama teman-teman di depan kelas pada jam istirahat. Suatu ketika saat tertawa, pandanganku beralih ke arah koridor dan bertemu pandang dengan seseorang siswi dari kelas lain, dan dia pun tersenyum. Aku terkejut. "Wow, it's nice!"

Ya, rasanya senang melihat orang tersenyum pada kita. Bukan demikian, ibu-ibu? Saat itu aku belajar bahwa senyuman memenangkan banyak hati.

Di kemudian hari aku juga belajar bahwa senyuman juga melegakan hati. Kalau mood sedang jelek, aku tarik sudut bibirku ke atas dan berusaha tersenyum. Hasilnya luar biasa. Ini salah satu rahasia kecantikanku. Aku tak mau muncul kerutan di keningku hanya karena cemberut terlalu banyak. Senyuman jadinya menyegarkan wajah dan hati, serta mencegah kerutan di wajah...

Isn't smile is very easy to do... Isn't smile is a powerful thing?

FREE DOWNLOAD



Yuk, gabung?

Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Selamat Hari Ibu

Haiiiii… Apa kabar?  Oh, dear... It's almost end of the year! Gak terasa, yaaa....  Sudah berapa lama aku absen ngeblog? Aku kalang kabut antara ngedit video dan ke rumah sakit untuk terapi rehabilitasi medik. Itu, lho , efek kemo yang bikin ujung-ujung jari tanganku dan telapak kakiku jadi kebas kesemutan harus diterapi supaya hilang. Padahal, kata dokter di Unit Rehab Medik, seharusnya efek kemonya sudah hilang secara alami karena terakhir aku kemo 'kan bulan Pebuari 2018. Sudah lebih dari enam bulan. Makanya harus diterapi. Nah, namanya juga pasien BPJS Kesehatan, ya harus ngantri dan ngantrinya panjang! Ndilalalh , pas lagi minggu kemarin itu RS Persahabatan sedang mengadakan perapihan sistim administrasi yang melibatkan prosedur BPJS. Jadi, aku harus kembali ke Klinik dan Rumah Sakit kelas B untuk memperbarui rujukan sebelum bisa mendapatkan terapi yang aku perlukan. Jadi, lumayan repot, ya. Tapi aku gak mengeluh, lho . Ngantri itu wajar, karena pasiennya b...