Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Derita Artis Porno

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya


Klik gambar ini untuk melihat artikelku 'Bercinta tanpa Mencinta'
  • Klik gambar di samping untuk membaca artikelku "Bercinta tanpa Mencinta" di Cantik Selamanya. Di situ, aku menyinggung bahwa industri pornografi menyiksa para artis/aktor yang terlibat di dalamnya. ...

INDUSTRI  pornografi menjebak kita untuk melihat bahwa para artis dan aktor memilih profesi mereka di bidang  ini atas nama kebebasan pribadi. "They are adults, kalau mereka bisa, silahkan saja," kira-kira itulah kalimat yang ingin ditanamkan ke benak kita.

Tentu saja industri ini tidak membiarkan kita memiliki empati terhadap situasi jiwa para artis dan aktor yang mereka perkejakan. It is a cold blooded business, bekerja tanpa nilai humanitas.

Faktanya, para artis/aktor industri pornografi selalu menjadi korban. Shelly Luben, mantan artis porno favorit yang telah berubah haluan hidup menjadi anti pornografi, memberikan cuplikan daftar kekejaman industri ini. Tentu saja tidak bagi para artis/aktor yang terlibat, namun bagi anak-anak remaja.

  • 66% artis dan aktor industri pornografi menderita penyakit herpes yang tidak dapat disembuhkan.
  • Sejak 2007 saja, 13 bintang porno telah meninggal akibat HIV, bunuh diri atau dibunuh, dan penyimpangan penggunaan obat-obatan.
  • Antara 2003 hingga 2005, 976 artis/aktor porno "mengumpulkan" 1.153 penyakit menular sexual.
  • Sejak 1990, 27 artis/aktor porno sudah menjadi korban dan pelaku bunuh diri.
  • Sejak 1990, 47 artis/aktor industri porno telah tewas karena overdosis obat-obatan.
  • Dari 100 artis/aktor porno, hanya 25 yang masih hidup.
  • Penikmat industri dari internet paling banyak berada di usia 12 - 17 tahun. Di Amerika Serikat, 65% siswa/i sekolah lanjutan mengakui telah terlibat pada kegiatan "terlarang" lewat internet; 11 juta remaja melihat situs porno secara reguler.
  • Total keuntungan industri pornografi di dunia pada tahun 2006 mencapai 97, 06 milyar dollar.


Tentang penderitaannya sebagai artis pornografi, begini catatan Shelley Luben:


"I swallowed a number of prescription pills and sliced my wrists but it seemed no matter what I did, I couldn't die" .


Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Nonton film layar lebar - BOHEMIAN RHAPSODY

Akhirnya aku nonton film-nya QUEEN, BOHEMIAN RHAPSODY! Mengaku sebagai fans QUEEN, rasanya wajib nonton film ini. Maka aku pilih hari Senin kemarin untuk menonton di bioskop terdekat ke rumahku, pada pertunjukan tengah hari, pukul 12.45. Sedikit yang nonton.. Ya, wajarlah, hari pertama of the weekday.. Hari kerja! Tetapi walau sedikit yang datang menonton, serunya terasa karena semua penonton menikmati filmnya. Kami sama-sama tertawa pada humor yang ditampilkan di film itu. Meaning , semua memperhatikan. Sepertinya tidak ada yang tertidur di tengah pertunjukan! Film Bohemian itu tentang Freddie Mercury pencipta lagu Bohemian Rhapsody-nya QUEEN yang mendunia itu.  Aku sendiri sangat menyukai film ini dan merasa bahwa kekecewaanku untuk bisa menonton konser Queen yang pupus dengan meninggalnya Freddie Mercury, terbayarkan setelah menonton film ini kemarin siang. Dulu, di masa remajaku, selain hafal hamper semua lagu-lagu Queen, aku juga membaca berbagai artikel tentang ...