Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Kompilasi "Tips Hemat" - Dari Berbagai Media Top

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya

Dian Manginta-Cantik Selamanya- Karir

"Ingin Hemat? Ini Tipsnya!"



Cantik Selamanya - Hidup HematMenjelang hari raya, kita harus pandai mengelola keuangan. Sayangnya, kadang ide hidup berhemat sulit didapatkan.

Untung kita hidup di jaman internet, informasi dari penjuru bumi gampang dipetik. Di sini, aku mencari ide menarik tentang "Tips Hidup Berhemat" dari media yang menurut situs www.nyjobsource.com merupakan anggota 100 majalah terkuat di Amerika Serikat. Artikel ini sekaligus untuk membayar janjiku di artikel "Uang, Belanja, Nabung" - aku mengatakan akan membahas lebih banyak tentang uang.

Ada lima hal menarik dalam tips hidup hemat yang berhasil kuhimpun. Tentu saja aplikasinya tidak terbatas bagi perempuan yang bekerja di kantor ataupun di rumah sebagai ibu rumah tangga:


1. Mental: Mengakui Punya Masalah Keuangan

Reader's Digest mengingatkan sebelum bisa menata ulang catatan keuangan pribadi, hal terutama adalah membangun pengakuan diri tentang masalah tersebut. Akui saja kita punya masalah keuangan. Setelah jujur terhadap diri sendiri, kita baru bisa mengelola lebih banyak pengetahuan tentang manajemen keuangan.

"Most of us feel intimidated when it comes to money, but the truth is we were never given a proper education about it. You’re not alone."

2. Asumsi Sendiri Tidak Cukup, Cari Nasihat

Dian Manginta Bicara KarirDalam usaha berhemat, orang kerap berpikir, "yang paling murah adalah pilihan terbaik." Situs majalah Homes and Gardens mengingatkan bahwa barang termurah belum tentu adalah yang kita butuhkan. Mintalah nasihat kepada supplier atau penjual tentang barang yang kita butuhkan - semakin banyak nasihat, makin baik. Pilihlah barang murah hanya bila ia sudah cukup memenuhi kebutuhan kita.

"Economics of scale being what they are, home improvement warehouses typically offer the lowest prices .... However, they may not have the selection and quality you find at more specialized sources."

3. Teliti

Soal uang, usahakan untuk jangan biarkan kesalahan orang lain jadi tanggungan kita. Bahkan untuk tagihan pengobatan, majalah Pareting menyarankan untuk mengecek ulang semua bill yang kita terima. Lebih baik teliti daripada menyesal kemudian, bukan?

"Erroneous charges on medical bills are more common than you'd think... Double-check everything."

4. Pergunakan Motto: Hemat Energi Hemat Biaya

Teknologi energi diciptakan untuk melayani manusia, bukan sebaliknya. Namun demikian, kita perlu untuk terus menerus memantau keprimaan perangkat elektronik, air, dan mesin supaya semua teknologi tersebut bisa "melayani" kita dengan prima. Majalah Popular Mechanics mengingatkan bahwa selain membatasi jumlah pemakaian, pemeliharaan alat akan sangat membantu usaha kita untuk berhemat.

"Confirm that your home's water-supply system doesn't have any small, hidden leaks. Turn off all faucets, ice makers, and water softeners, and read the water meter. Don't use any water for two hours, then read the meter again. If the readings don't match, then you've got a leak somewhere. Call a licensed plumber to find and fix the problem."


5. Kreatif [Fokus Pada Keluarga]

Majalah Vogue mencatat penelitian bahwa meski volume penjualan retail berkurang sebanyak 4% sepanjang tahun 2009, pasar lingerie diramalkan akan tetap meningkat. Ini karena banyak keluarga mahfum bahwa dengan terbatasnya anggaran untuk keluar rumah, mereka harus lebih memperhatikan keharmonisan saat bersama keluarga ;).

" As couples stay more at home to save money, more women are tending to invest in adventurous apparel to add spice to their relationships."


Perlu dibaca juga di Cantik Selamanya:







Yuk, gabung?


Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Tips: Etika Mengirim dan Menerima E-mail

Klik di logo di atas untuk melihat versi PDF artikel ini . Jaman sekarang, di era fesbuk , e - mail sudah jadi biasa. Memang mungkin belum 50% orang Indonesia yang pake e-mail, but soon , I’m sure .. Dengan teknologi 3G; sekarang 3.5G; dan kenyataan bahwa handphone sudah jadi barang biasa, aku yakin sebentar lagi kelompok masyarakat yang tadinya cuma tahu caranya pake hape , sebentar lagi juga pasti akan belajar pake imel . Trigger -nya bisa jadi adalah kenyataan bahwa memakai yahoo! messenger di handphone lebih murah dari pada SMS. Karena murahnya, aku sempat ajarin Office Boy di kantor aku untuk memakai messenger dan mengajar keluarganya di desa untuk belajar juga. Bayangkan seandainya dia bener-bener ngajarin sanak saudaranya untuk memakai messenger, maka mereka akan juga melihat feature e-mail dari yahoo! yang comes together with the messenger . Lalu mereka belajar bikin surat pake e - mail . Nice , ya? Belum lagi kerja keras para telecommunication services provider ...