Jun 1, 2009

PeDe Saat Menyampaikan Ide Dalam Rapat


PeDe Saat Meeting - Perlu lah...

Temen aku suggested supaya aku share tentang caranya menambah kepercayaan diri saat mengekspresikan ide dalam suatu rapat.

Bukan hanya rapat sih, tapi di acara diskusi, forum, pokoknya saat ngumpul diantara orang-orang yang bukan cuma teman-teman. In a place where people we don't really know akan melototin kita saat kita berdiri untuk menyampaikan ide kita.

Kalau rasa percaya diri kita kurang, pastinya bakal deg-degan, deh... Terus dada jadi sesak. Then as we talked, tiba-tiba rasanya pingin ambil nafas sejenak terus-terusan. I know the feeling, because I was there.

Menurut aku, ada dua cara. Yang pertama, prepare yourself for the meeting, lah. Kuasai materi, pahami duduk persoalannya. Pasti gak bakal salah ngomong, dong. Nothing to worry, then.

Yang kedua, keep on practicing. Setiap ada kesempatan untuk mengemukakan ide, do speak up. Jangan ragu akan kemampuan kita menyusun kalimat karena sebenernya, otak kita ngerti apa yang kita maksud. As we start opening our mouth, bersamaan dengan munculnya rasa nervous karena gak PeDe, akal sehat kita juga mulai mencari informasi dari bank data di dalam otak kita itu untuk disampaikan. Trust your brain.

Jangan tertawa. Orang Indonesia itu suka ketawa. Maksudnya supaya tetap ramah. Tapi akibatnya malah jadi kayak orang culun. Jadi jangan tertawa ataupun tersenyum. Nanti kalau sudah piawai, baru, deh, boleh berimprovisasi dengan little joke and smiling. Untuk saat ini, focus on your idea.

Gak usah juga dipikirin mata orang-orang yang lagi melotot itu. Cuekin aja. Selama berbicara, hanya telinga yang boleh aktif bekerja. Tetapi mata kita gak usah ngeliatin orang lain dulu.

As you start saying things clearly, pendengar mulai menangkap what you are trying to say, telinga kita pasti juga akan menangkap response itu dan mengolahnya di otak kita. Lalu, tiba-tiba kita akan mulai merasa nyaman dan, percaya, deh, ide kita pun akan lancar keluar dari mulut kita.

Aku punya tips juga, loh: latihan di depan cermin. Masuk kamar and talk to your reflection in the mirror. Sisir rambut yang rapih. Kalau pake jilbab, ya make sure your jilbab is rapih.



Jadi, terus berlatih, dan persiapkan diri baik materi maupun penampilan. Kalau kali ini gagal, jangan khawatir, ada hari esok. It's OK. Coba lagi. Nothing is instant. ;)




Yuk, gabung?