Feb 28, 2009

Uji Nyali

Salah satu masalah terbesar aku adalah pemalu.

Sekilas mungkin aku keliatan seperti orang yang cuek, mana lagi aku suka banget becanda... jadi aku suka sekali tertawa. Orang gak akan tauk kalau aku sebenernya, seaslinya, adalah pemalu. Kalo’ lagi kumat, muka aku bisa merah karena malu.

Dulu, sifat pemalu aku itu parah banget. Untuk presentasi dalam kelompok kecil aja aku bisa sesak nafas, lalu suaraku bervibrasi kayak penyanyi seriosa. Eh, gak, ding!.. Tapi bergetar dan hampir gak kedengeran. Kasian, deh, aku.

Sebagai orang Batak, kami itu terkenal pandai bernyanyi. Dan sungguh mati, aku yakin banget aku punya suara merdu. Tapi sampe hari ini, belum ada yang muji. Jadi aku penasaran, and rekam suaraku di Inul Vizta setiap kali karaokean di sana. Lalu aku dengar hasil rekamannya di rumah.. Memang payah.

Tapi aku perhatikan, itu pasti karena unsur pemalu aku sehingga aku gagal mengeluarkan kemampuan menyanyiku yang sesungguhnya. Hey, bukan apa-apa. Aku ngebayangin, kalo’ aku bisa nyanyi dengan merdu, lalu kita kumpul-kumpul among friends and I will entertain my friends with my lovely voice. Wouldn’t it be nice? Terutama kalo’ pas lagi ngumpul gitu gak ada yang bisa nyanyi.. Somebody has to sing, lah..

So, suatu hari datanglah kesempatan yang indah sekali. Idol contest di kantor tempat aku kerja dulu.

Sebagai Miss Famous, aku langsung kumpulkan pemain band and daftarkan mereka sebagai pengisi acara. Dengan catatan, aku ikutan nyanyi. Ha ha ha.. Tapi, aku ngajuin dirinya juga dengan malu-malu.. Dan karena mereka rockers, maka aku pilih lagu rock juga.

To impress those guys. Aku pilih Kujemu-nya Koes Plus. Weis, temen-temen aku itu memang pinter main musik. Mereka bikin aransemen baru yang asik banget. Sayang latihannya cuma dua kali sehingga aku belum berhasil overcome my shyness.. alhasil muncul adegan-adegan lucu di panggung. Gak papa, karena buat aku, bisa nyanyi di panggung keren di Usmar Ismail Hall, Kuningan, itu bener-bener pengalaman yang tak terlupakan.

Mudah-mudahan suatu hari nanti aku dapat kesempatan seperti itu... dan when that time comes, I will sing better!

Jimbaran dan Seminyak di Bali


Bersama sahabat-sahabatku, aku ke Bali untuk merayakan Tahun Baru 2009.

That was the right time we went there karena beberapa minggu ke depannya cuaca di Indonesia sedang kurang bagus termasuk di Bali. Hujan terus. Karena itu saranku, kalau mau ke Bali, make sure the weather is fine.

Di Bali, tentu saja aku membuat photo sessions. Kami pergi ke beberapa tempat dengan menyewa mobil dengan supir yang merangkap guide. Beliau mengatur perjalanan kami sesuai dengan keinginan kami.

Di Bali banyak sekali tempat-tempat wisata yang dapat dikunjungi. Di Pantai, di gunung. Waktu seminggu gak akan cukup untuk menikmati Bali. Jadi belajar dari pengalaman ini, maka kalau jalan-jalan ke Balinya waktunya musti dicicil supaya gak capek.

Kalau liburan, aku suka bangun siang. Karena bangun siang, akibatnya aku hanya bisa menikmati suasana pagi yang santai sebentar aja. Ya, namanya juga baru tauk :D. Lain kali, kalau ke Bali aku akan bangun pagi, mandi, sarapan lalu pergi ke pantai. It's very nice.

Ada dua pantai yang paling aku suka, Jimbaran dan Seminyak. Berhubung aku gak bawa baju berenang waktu ke Jimbaran, aku cuma bisa puas memandang orang berenang dari restaurant di tepi pantai. Sedangkan Seminyak itu cocok buat belajar selancar karena ombaknya lumayan ramah.

Aku jadi terinspirasi mau belajar surfing lain kali. Nah, walau waktu ke Seminyak aku bawa baju berenang, tapi karena gak bisa surfing, jadi cuma bisa main-main air menikmati ombak. Asik juga.
Di Facebook, semua foto jalan-jalan ke Bali bareng sahabat-sahabat aku simpan dengan cuantiknya :).
Join my Facebook? :)

Feb 27, 2009

Cantik

I always am fighting to be happy. This is the first entry of this blog so it should be an introduction.. Kenalan dulu, 'kan?

Namaku Dian and I am 41 going 42 next September.

Meskipun aku sih berharapnya sudah menikah di sejak 10 tahun lalu, tapi aku bahagia, kok. Terbukti dari kecantikanku yang makin cantik setiap hari.

Eh, bukan ge er. Memang kenyataan, kok. Aku aja kagum. Nanti aku akan perlihatkan foto lamaku yang menunjukkan kejelekan aku di masa lalu. Silahkan bandingkan dengan betapa cantiknya aku sekarang ini.

Sekarang, aku sangat kagum bahwa setiap photo sessions yang aku bikin bersama sahabatku, pasti menghasilkan foto-foto yang lebih bagus dari sebelumnya. Jujur aku semangat untuk membuat yang lebih bagus lagi.

Ini semua berawal dari masa SMA dulu waktu kami mulai diperkenalkan dengan soft lens yang ditempel di kamera canggih punya teman-teman sekolahku. Aku sih sudah cukup puas pake instant camera milik sendiri yang gak bisa ditambahin asesoris apa-apa :p.

Nah, dengan adanya soft lens, lalu kami suka pergi ke tempat hiburan hanya untuk berfoto. Ke pantai Ancol, ke kebun teh Puncak, ke Bogor, macem-macem deh!

Kebanyakan fotoku dulu juelek sekali. Kadang-kadang sih lumayan dan itu biasanya kalo' aku mingkem. Gigiku memang jelek. Tapi aku yakin yang bikin hasil foto aku jelek itu bukan cuma muka aku yang terbatas, tapi karena aku gak Pe-De banget. Waktu itu, seolah ada yang bilang ke kuping aku "Dian jelek.. Dian jelek.. Dian jelek."

TAku selalu ingetin diriku, kalau aku cantik!entu saja aku berusaha keras mengatakan pada diriku sendiri "Dian cantik". Sampai suatu hari, setelah aku bekerja, lima tahun setelah lulus SMA, aku temukan plastic sticker yang bisa aku ketik sendiri dan aku menuliskan "Dian Cantik Sekali" lalu aku tempelkan di monitor aku. It was in 1993. Sejak itu aku berusaha untuk mempunyai foto diri yang bagus yang aku gak akan malu memandangnya.

Oh, aku pernah ke ruang kerja rekanku di kantor dan di dindingnya ada pin board tempat dia menempelkan berbagai kertas termasuk print out sebuah foto kami bersama beberapa teman lain. Waktu melihat foto itu.. aduuuuh.. aku malu sekali. Aku jelek banget!

Tapi harga diriku bilang let it be there.. Walaupun hati teriris-iris setiap kali memandangnya. Tapi, memang itu aku, kan? Aku yang dulu. Aku yang sekarang ya yang seperti ini. Cuantek..