Jun 30, 2009

Riset: Mengerti Gosip, Perlu Kedewasaan

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya


Dian Manginta - Bicara tentang citra diri

Gossip memang sering dicap sebagai kegiatan merusak, cenderung memecah belah. Bahkan di dunia kerja, para pelaku office politics, kerap mempergunakan orang yang dianggap sebagai "Bigos" [biang gosip], untuk menyebarkan isu-isu negatif.

Ironisnya, gossip juga kadang dianggap sebagai hobi yang lumrah. Ini memunculkan pertanyaan mengapa seakan orang sering membiarkan kontradiksi moral dalam bergosip secara transparan.

Memang, gossip bisa dipandang sebagai alat memperoleh kekuasaan, membentuk aksi dan memberikan impresi akan perlunya terjadi suatu perubahan. Gossip adalah "tangan tak terlihat", kekuatan naratif yang bisa memukul namun tak menandakan jejak.  

Kathryn Waddington dari Institut Ilmu Kesehatan, London, dan Grant Michelson, dari Universitas Sydney meneliti gossip di dalam dunia kerja. Tujuannya, untuk mencari peluang manfaat organisasi dari kebiasaan ini. Toh, kebiasaan bergosip dianggap sulit dipadamkan. Karya ilmiah yang mereka tuliskan, telah dipresentasikan dalam "5th Critical Management Studies Conference", Sidney, 2007.

Meski dianggap fenomena umum, gossip jarang diteliti secara tuntas, acapkali diperlakukan semata sebagai bagian kekerasan atau cuma ekses kegagalan berkomunikasi. Malah, tidak jarang gossip ditangkarkan sebagai bagian wilayahnya perempuan (padahal, kaum lelaki pun gemar bergossip).

Waddington dan Michelson pun menggunakan beberapa data hasil penelitian di Inggris dan Australia tentang kesehatan dan performa bisnis. Penelitian ini tidak memberikan solusi, namun hal-hal yang bisa dianggap sebagai kunci pertanyaan untuk memahami gossip secara sistematis.

Gossip Dalam Organisasi
Bagi para karyawan, gossip adalah sarana melatih kesadaran akan apa yang sedang terjadi dalam lingkungan sosial mereka di kantor, termasuk untuk memahami keinginan penguasa. Dengan demikian, gossip bisa menjadi sarana curhat yang rekreatif, sehingga bisa merekatkan suasana hati para karyawan. Sifat "menghibur" inilah yang menyebabkan kebiasaan gossip sulit dimusnahkan.

Menurut Waddington dan Michelson, data-data mereka menunjukkan bahwa salah satu pencetus gossip adalah rasa ketakutan tentang masa depan dan keinginan untuk merubah sesuatu yang dianggap salah. Orang-orang cenderung akan berkumpul, berembug memecahkan misteri yang mengancam masa depan mereka. Ini pula yang menyebabkan rasa "anti gossip" cenderung muncul di antara kalangan atas suatu organisasi.

Perlu Kedewasaan
Sekiranya kita memelihara sikap empati maka gossip bisa menjadi indikasi akan pentingnya mencari tahu kecacatan dalam organisasi. Mengingat rasa kurang percaya alias ketakutan bisa dianggap sebagai pencetus gossip, maka untuk mampu menguraikan suatu gossip seorang pemimpin harus memiliki kesabaran, integritas, dan kepercayaan yang dapat dirasakan oleh seluruh karyawan.

Karena sifatnya yang membangun opini, gossip sangat penting untuk diamati, sebelum pesan di dalamnya diadopsi sebagai kebenaran. Ada banyak pesan tak terucapkan dalam gossip. Sehingga orang yang mau berjiwa besar untuk mengerti gossip perlu punya wawasan mendalam, kalau tidak justru akan menambah beban anggota organisasi lainnya.

Waddington dan Michelson menganjurkan akan salah satu hal pertama yang perlu ditetapkan dalam mengerti gossip adalah menciptakan konteks pemahaman yang jelas. Oleh sebab itu, pengurai gossip wajib pula pengertian mendalam tentang kebiasaan, cara berpikir para pelakunya.

Gossip jelas tidak bisa dipahami secara instan, karena selalu ada tantangan untuk mengkoreksi diri diteriakkan di dalamnya. Salah bersikap, orang yang punya niat mulia dalam menguraikan gossip malah bisa seperti menyiram bensin dalam kobaran api.

Jadi, jangan pernah anggap gossip berkepanjangan sebagai hal remeh. Karena kemampuannya menghabiskan energi organisasi, sesungguhnya sangat bisa dicegah...

Begini kata Ibu Waddington dan Bapak Michelson:

"Organisational change in its many manifestations provides a trigger for gossip. Gossip is used as a sensemaking strategy, a way of communicating and managing emotion, a mechanism for coping with uncertainty, and a means of sabotage and resistance." .

Analysing gossip to reveal and understand power relationships, political action and reaction to change inside organisations (PDF, 65 KB)


Jun 29, 2009

Gossip.. Gossip.. Gossip...

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya


Gossip... Gossip... Gossip...
Pengalamanku menghadapi gossip di kantor sudah dimulai di awal karirku. Yah, kira-kira setelah hampir setahun bekerja.

Waktu itu, tiba-tiba ada seorang rekan yang menelepon, memberitahukan kabar buruk mengenai pekerjaanku. Tentu saja, itu gossip. Waktu itu aku pake logika aja dan rasanya berita yang disampaikan itu gak masuk akal. Tapi cukup bikin bete.

Berbagai gossip baik professional maupun pribadi kemudian terus datang silih berganti sampai aku capek sendiri menghadapinya. Sikap aku pun berubah, dari defensive, sampai kemudian akhirnya gak peduli.

Dian Manginta Bicara KarirLumayan juga, perjuanganku menghadapi itu semua. Tapi akhirnya aku jadi pakar juga dalam menghadapi gossip.

Profesional? Jangan Terlalu Cuek
Memang ada gossip yang gak usah dipikirin, tetapi ada juga gossip yang harus disikapi dengan membuat pernyataan. Karena orang cenderung percaya gossip sebagai kebenaran.

Kalau nama baik kita dirusak oleh gossip, agak repot juga. Dari pengalamanku, aku mengambil keputusan bahwa selama suatu gossip gak sampai ke kuping aku, ya gak masalah. Tapi kalau sudah sampai, maka itu artinya minta perhatian, lampu kuning.

Sebagai perempuan single, gossip mengenai relationship adalah adalah gangguan yang tidak mengenakkan, yaitu apabila gossip itu melibatkan istri orang. Paling repot kalau si istri adalah istri boss kita.

Dulu aku cuek saja karena memang gak merasa punya personal feeling terhadap any of my boss-ku. Tetapi sekarang aku belajar bahwa yang harusnya aku lakukan adalah mendekati the jealous wife sehingga dia mengerti bahwa aku gak punya niat apa-apa terhadap suaminya.

Seandainya dulu aku menyambut istri para mantan bossku sebagai teman, mungkin dia akan lebih mempercayaiku. Karena dulu aku "sok" professional sehingga enggan mendekatkan diri dengan sang istri, maka hubungan kerjaku dengan si boss pun jadi kurang baik karena tentu saja dia pun tak ingin istrinya cemburu terus.

Learning from this, kalau kita menghadapi masalah dengan istri rekan kerja yang cemburu (atau mungkin istrinya partner kerja kita), lebih baik adalah to make it clear that there is nothing between us. Bahwa the relationship is purely business, maka hal itu akan membuat sang istri lebih tenang, malah mungkin bisa jadi teman baik [which is much better]. Suami pun jadi lebih tenang bekerja dan tentu saja lebih respect karena we are friends with his wife.

Kesimpulannya? Gossip itu muncul karena kita punya rasa ingin tahu tentang sesama-which is normal. Yang paling penting adalah agar jangan sampai rasa ingin tahu itu berjalan serampangan, nyarasar ke sana ke sini.

Yang orang perlu tahu itu adalah kita hidup dengan niat baik :).


Perlu dibaca juga:





Yuk, gabung?


Jun 28, 2009

Dituntut Karena Menghina Lewat SMS... Bisa, Gak?

Hukum - Cantik Selamanya
Masih ingat Meyland, sepupuku yang sarjana hukum, yang lulus cum laude dan pernah shared tentang segi hukum dari pernikahan beda agama? Lihat di sini deh.

Well, I am so lucky to have a relative who is not only smart, but is eager about sharing her knowledge to public. "Biar kita makin melek hukum dan gak gampang terintimidasi", katanya.

Wah, aku setuju banget. Menambah pengetahuan memang salah satu cara untuk meningkatkan rasa percaya diri. Of course, supaya kita gak gampang terintimidasi. Bawaannya jadi PeDe terus, gitu.

So, today she is sharing about pencemaran nama baik melalui SMS. Bisa, gak, kita dituntut kalau marah-marah and ngata-ngatain orang yang kita kirimi SMS? Sederhana banget, ya? Dituntut gara-gara SMS? Jadi inget kasus Prita [lihat artikelnya di Cantik Selamanya, "Belajar dari Kasus Prita Mulyasari"]. Dituntut gara-gara curhat ke teman-temannya? Eh, tapi siapa tahu kita ngalami juga?

Karena jengkel sekali, kita ngamuk lewat SMS dan yang dikirimi SMS gak terima lalu mengancam akan menuntut.. weleh-weleh.. Sebelum terjadi, kita baca aja penjelasan Meyland, yuk...

***





Beberapa waktu yang lalu, seorang teman mengirimkan SMS kepada saya. Dia terkesan sedang terdesak dalam pesan singkatnya itu.

Ia meminta tolong untuk ditemani ke pengadilan jika nanti ada Surat Panggilan. Kontan saya kaget. Ada apa?

Setelah mendengar ceritanya, saya pun bernafas lega. Ternyata mantan pacarnya marah karena diputuskan cintanya dan memaksa untuk balik. Teman saya menolak dan mulai membalas semua SMS sang mantan dengan kalimat-kalimat yang buruk. Di sinilah mulai masalahnya.

"Kamu tuh udah punya istri, tahu diri dong, dasar tukang bohong, Bajingan kamu!" kurang lebih seperti itu kalimatnya. Sang mantan bilang "Saya gak punya istri, kamu mencemarkan nama saya ini!",

Si mantan kemudian menyimpan semua SMS teman saya dan menyatakan kepada teman saya dan keluarganya akan melapor ke polisi dan menyeretnya ke meja hijau dengan gugatan atas pencemaran nama baik atau penghinaan.

Sungguhkah kasus SMS-an ini dapat dibawa ke Pengadilan?

Dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana (disingkat dengan KUHP), pengertian Penghinaan termuat di dalam Pasal 310 KUHP:
"(1) Barangsiapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama 9 bulan atau pidana denda.
(3) Tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis, jika perbuatan jelas dilakukan demi kepentingan umum atau karena terpaksa untuk membela diri."

Maka sangat jelas bahwa kasus teman saya itu tidak termasuk penghinaan atau pun pencemaran nama baik. Sebab, kita tidak melihat adanya unsur publikasi. Dalam Pasal yang dimaksudkan tersebut, yakni dalam kalimat "...maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum..."

Mengerti Hukum Itu PentingWalaupun sang mantan yang berang itu mamaksakan pelaporan dan diproses oleh polisi, [chance-nya sangat kecil], maka dasar gugatan akan sangat lemah untuk dibawa ke Pengadilan. Saya katakan itu kepada teman saya dan menyatakan kesimpulan bahwa ia hanya menggertak dan memaksa agar cintanya diterima kembali.

Ia tetap gelisah, tapi dengan saran saya untuk membalas SMS sang mantan pacar itu dengan penjelasan hukum, akhirnya si mantan berhenti menerornya. Adalah tidak baik menggunakan kalimat-kalimat buruk, meskipun kepada mantan yang buruk sekalipun.

Akan tetapi lebih buruk lagi bila hanya karena ketidak-mengertian kita akan hukum yang cukup, mengakibatkan kita terjerembab dalam pembodohan yang berakhir dengan stress karena terintimidasi...


Jadi.. memang kita gak bisa, sih, dituntut kalau ngomel lewat SMS. Tapi, lebih baik, kalau gak usah ngomong kasar juga. Diemin aja, 'kali. Hapus SMS orang yang ngeselin itu, gak usah dibalas. Dan kalau ada fasilitas blocking di hape, block aja. Buat sementara...

Perlu dibaca juga:





Yuk, gabung?

Belajar Citra Diri Dari Selebriti

Belajar Dari SelebritiBerita tentang kematian Michael Jackson [25 Juni 2009] memang sudah beredar di mana-mana. Terpengaruh oleh berita di televisi, kemarin sore aku jadi ikut mendengarkan lagu-lagunya lewat youtube.com. Sedih mendengar lagu "Earth Song", rasanya talenta seperti itu akan jarang bisa kita temui lagi.

Michael memang mencerahkan dunia lewat bakat seni, skill menari dan musik yang luar biasa. Namun kehidupan pribadinya juga sama sekali tidak biasa, dipenuhi kepahitan dan kontroversi.

Sejak kanak-kanak ia sudah mencuri perhatian dunia. MJ menciptakan puluhan aks khas seperti moonwalk, falsetto-menyanyi dengan suara "palsu" bahkan bunyi cekukan yang serak.

Kehidupan pribadinya sama saja, selalu jadi konsumsi besar media. Untuk masalah pribadi, boleh dibilang MJ lebih banyak dikecam daripada dipuji.

Keputusannya merubah penampilan fisik secara dramatis -apapun alasannya, kehidupannya yang sangat boros, serta kasus pelecahan seksual membuat MJ sampai dikategorikan sebagai inspirasi buruk bagi masyarakat. Semuanya tidak meluruhkan minat orang banyak untuk terus menikmati jerih payah MJ memberikan aksi outstanding.

Kalau mengingat bahwa semua orang pernah melakukan kesalahan, apakah seorang MJ [atau selebriti lainnya] lantas tidak bisa dikagumi dalam hal kehidupan pribadinya?

Mengagumi Selebriti Memang Bisa Menguntungkan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengagumi selebriti memang bisa memberikan keuntungan mental yang besar. Ass. Prof. Jaye L. Derrick dan Shira Gabriel dari Universitas Bufallo, New York menemukan bahwa rasa keterikatan dengan selebriti tanpa harus saling kenal [yaitu parasosial] dapat memberikan solusi bagi mereka yang mengalami kesulitan untuk bergaul langsung dengan orang lain. Terutama bagi mereka yang memiliki masalah dengan kepercayaan diri, hubungan parasosial bisa turut membangun citra diri ideal.

Nita, Si Sekretaris di CANTIK SELAMANYAPara peneliti tadi melakukan studi terhadap 100 mahasiswa untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri, tingkat perkembangan parasosial, dan rasa keutuhan diri sendiri. Para subyek penelitian tadi diminta untuk membuat esai tentang selebriti favoritnya. Seluruh hasil evaluasi tadi dievaluasi dengan metode Rosenberg Self-Esteem Scale (SES).

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa para subyek yang memiliki rasa percaya diri rendah ternyata cenderung melihat para selebriti favoritnya memiliki citra kepribadian idamannya.

Kesimpulan ini bisa memberikan solusi bagi mereka yang memiliki masalah citra diri namun tidak mampu mendapat contoh langsung dalam kehidupan asli. Hubungan parasosial dengan selebriti tidak memberikan resiko penolakan, atau reaksi langsung yang mengecewakan dari sang selebriti. Rasa kekaguman kepada pribadi orang yang sesungguhnya bisa menjadi alat bantu untuk merenung dan langkah-langkah mental lainnya, seperti merubah energi frustasi menjadi kekuatan positif.

Faktanya, revolusi media telah berjalan jauh lebih cepat daripada kemampuan manusia mengubah caranya membangun persepsi sosial. Usia budaya televisi, misalnya, jauh lebih pendek dibandingkan dengan rentang sejarah utuh sosial-budaya itu sendiri. Sehingga bisa dikatakan bahwa manusia akan menggunakan modal mental/biologis [otak, hormon, dan lainnya] yang sama saat "berinteraksi" dengan selebritis maupun dengan orang lain secara langsung.

Jadi, saat kita kesulitan mendapatkan pelajaran langsung dari orang lain, selebriti bisa menjadi inspirasi yang positif. Lagi pula, kalau kita mau mendapatkan hal positif, pasti pada akhirnya semua yang baik akan kita dapatkan.

Begini kata Ass. Prof. Gabriel:

"...A sense of intimacy develops out of 'shared' experiences and interactions over time. Some people develop very strong relationships of this type with specific celebrities with whom they identify." .

Study Finds If Your Self Esteem Is Low, a Faux Relationship Can Give You a Boost


Jun 26, 2009

Arisan Internet, Mesti Dicoba, Sekarang!

Arisan Internet, Mesti Dicoba, Sekarang!

Kita orang Indonesia biasanya suka arisan. Ada arisan keluarga, arisan tetangga, ada juga arisan pertemanan. Tujuannya untuk mengikat anggota arisan agar memberikan prioritas pada pertemuan arisan yang ditetapkan. Sekalian nabung.

Fleksibel
Seringkali, sesama anggota arisan mengusulkan agar dapat didahulukan karena adanya kebutuhan mendesak. Anggap saja tabungan yang diambil di muka. Maklum, orang Indonesia 'kan punya azas ekonomi gotong-royong. Jadi, seandainya bisa, tentu saja yang minta didahulukan itu could get what they wished.. Boleh, dong..?

Ikut Arisan Digital, yuk...Belakangan, aku mulai mendapatkan imel arisan yang gak pake kumpul-kumpul. Arisan on-line.

Sebenarnya arisan bergaya digital ini berazaskan MLM alias Multi-level-marketing. Jadi ada sistem upline dan downline, induk dan anak, sampai cucu. Upline adalah orang yang mengundang kita bergabung atau disebut juga sponsor, sedangkan downline adalah orang-orang yang kita ajak bergabung. Jumlah total pesertanya juga gak terbatas.

Arisan Online, Kreatif, Terkendali, dan Masuk Akal
Sudah lama aku tertarik untuk ikutan arisan ini karena secara logika memang masuk akal. Malah aku sempat berkhayal untuk bikin sendiri arisan online ini dengan mengajak teman dan keluarga.

Aku pikir it would be good karena bisa involving banyak orang tanpa mereka harus saling mengenal. Asik, dong, kalau bisa making money dan halal? Dari pada jajan aja gak keruan.

Tapi itu hanya khayalan. Aku nggak pernah follow up.

Nah, minggu lalu, someone told me that she knew some of her friends have joined this arisan dan berhasil mendapatkan penghasilan tambahan yang lumayan dari arisan itu. Sekarang dia juga join dan berharap aku juga mau join. Jadi downline dia, dong.

Aku jadi teringat khayalanku tadi. So, why not? Jadi aku daftar dan mempelajari dokumennya di website yang aku terima dari upline-ku itu. Gampang. Beli buku, lalu bikin undangan. Easy. Buku itu adalah investasi yang kita berikan.

Jadi, aku daftar, beli buku, dan bayar dengan cara seperti yang mereka jelaskan di website itu. Kemudian aku pun mendapat halaman website pribadiku yang berisi berbagai informasi seputar arisan ini, yang dinamain "Bisnis 5 Milyar". Selain itu ada page untuk mengedit informasi mengenai kita.

Sebenarnya aku sudah bepikir untuk mengajak para sahabatku untuk bergabung denganku, tetapi kemudian aku teringat that it would be nicer to invite readers of Cantik Selamanya untuk bergabung bersama dengan aku. I think it's a great idea karena aku akan bisa tetap berbagi dengan pembaca Cantik Selamanya. Have fun with you. OK, dong?

Kalau Bukan Kita, Bakal Datang Yang Lain :P

Arisan Internet, Mesti Dicoba, Sekarang!
Makanya, ayo klik aja link ini untuk mendaftar. Gampang. Jangan lupa menggunakan nama sesuai dengan yang tertulis di buku tabungan supaya nanti calon downline yakin bahwa mereka gak salah kirim kalau namanya sama dengan yang mu munvul di layar ATM machine.

Setelah daftar, ya beli buku seharga Rp.180,000 yang dibayarkan ke admin dan member lain yang menjadi sponsor kita. Bayarnya di ATM.

Setelah bayar, kirimkan konfirmasi yang link-nya mereka sediakan. Lalu, undang teman, keluarga dan kelola untuk bergabung. That's it.

If you join, you can send an invite to your friends and family. Use e-mail group, any social website seperti facebook, friendster dan lain-lain untuk mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk ikut bergabung. Jangan khawatir, bangsa Indonesia ada lebih dari 200 juta orang, jadi kita gak akan kekurangan target untuk bergabung di arisan ini. Mau, gak? Ikut, ya? Lumayan, kan..

Jadi, tunggu apa lagi? There is no reason to not to participate. In fact, it's a nice way to get more money tapi tetap halal. Come on, follow this URL and let's have fun.

Uang yang kita pake buat beli buku itu pasti kembali, kok, asal kita undang lagi teman-teman kita untuk ikutan jadi downline. If you do it, others will... Iya, 'kan?


Perlu dibaca juga:




Yuk, gabung?


Trik Jadi "Pemecah Masalah" Ala Lisa Simpson

Klik di sini untuk melihat artikelku 'Harga Diri'
  • Kita seringkali memberikan respon yang salah terhadap masalah. Baca artikelku "Harga Diri", untuk melihat tentang kebiasaan buruk "mencintai" masalah daripada mencari solusinya. Dampak terburuknya? Kita bisa kehilangan harga diri!.




Trik Siapa saja yang suka film, pasti tahu The Simpsons. Mereka memang bukan keluarga normal, bahkan boleh dibilang seluruh tokoh di film ini tidak normal. Semua? Kecuali Lisa Simpson.

Dalam catatan Wikipedia, Lisa Simpson memiliki sifat yang sangat intelektual, berlawanan dengan seluruh keluarganya. Ayahnya, Homer, sangat sembrono. Marge, sang ibu, menanggap semua keanehan adalah wajar. Dan Homer, sang abang, punya tingkah laku yang berbau kriminal.

Tiffany Lucyinthesky, seorang penulis kreatif Learnhub.com mencatat hal-hal luar biasa yang dapat membantu kita bercermin dari pergulatan Lisa Simpson dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya, tanpa harus kehilangan jati diri:

  1. Mengintelektualisasikan masalah. Lisa bisa menghilangkan rasa tidak nyaman dalam dirinya akibat suatu masalah dengan cara berfokus pada fakta dan logika
  2. Mensublimasi masalah, artinya mengubah energi buruk menjadi tenaga untuk melakukan hal yang positif. Lisa gemar bermain saksophon, manakala ia sedang merasa sedih.
  3. Berfantasi. Daripada dibatasi oleh masalah, Lisa kerap menghabiskan waktunya dengan berfantasi: yang tentunya tak bisa dibatasi.
  4. Merasionalisasikan masalah. Lisa suka berkontemplasi. Pada saat ia merasa sedih atas tingkahlakunya sendiri, Lisa akan mengambil waktu untuk mengerti asal-muasal semuanya biasa terjadi.
Daripada jadi korban masalah, lebih keren bila kita jadi penyelesai masalah toh? Karakter kartun Lisa Simpson memberikan secuplik gambaran tentang bagaimana tingkah laku positif bisa dibangun untuk membuat kita jadi Pemecah Masalah.

Begini kata Tiffany:

"...We all go through different stages in our life where we need to do whatever we can to cope with the events occurring. These coping mechanisms explained above are just a few examples of how we do this. ..." .

The Coping Mechanisms of Miss Lisa Simpson


Harga Diri

Harga Diri - Dian Manginta - Cantik Selamanya

Hari ini aku melihat sebuah pernyataan seseorang bahwa ia akan mendukung salah satu kontestan pemilihan presiden/wakil presiden, apabila sang kandidat berjanji memberikan uangnya untuk membangun rumah susun bagi orang miskin. Alasannya, si kandidat punya banyak uang.

Aku terkejut membaca statement itu dan merasa malu sendiri. Apakah dia pikir dia sudah jadi pahlawan atau jadi raja penguasa negeri dengan "menodong" dari orang kaya?

Sedari Kecil, Perlu Harga Diri
Seketika aku teringat, waktu masih kecil, ayahku adalah seorang pegawai kecil yang gak sanggup kasih uang saku seperti teman sekolahku yang lain. Meski begitu, ibuku tetap melarang aku menerima uang hadiah dari paman, atau siapa pun. Meskipun mereka memberikan uang setelah aku menolong mereka - seperti misalnya membelikan rokok ke warung dekat rumah.

Kadang ada uang kembali dan mereka memberikan kembaliannya untukku. Namanya juga anak kecil, aku lirik ibuku untuk meminta persetujuannya. Ibuku diam-diam melotot, menarik bibirnya sambil menggeleng halus. Aku ngerti, artinya "tidak boleh". Biasanya aku kemudian mendekatinya dan dia akan berbisik, "...pantang, ya" kata mom.

Sementara itu, biasanya si kerabat atau orang yang aku tolong itu akan memaksa. Kalau sudah begitu, Ibu yang menjawab dengan tegas, "Gak papa, kok!"

It would never changed till we grew older and noone would ask us to help. Ibuku pasti melarang kami menerima hadiah atas jasa yang kami berikan. Dia ingin kami belajar tulus ketika menolong.

Akibatnya, sampai sekarang, kami sekeluarga gak ngiler meliat uang orang atau ngiri melihat kekayaan orang lain. Uang bukan jadi ukuran dalam pergaulan kami.

Tidak Terintimidasi Orang Kaya
Kami tidak terintimidasi oleh kekayaan orang lain dan tetap percaya diri bila berhadapan dengan orang yang (jauh) lebih kaya. Dengan tanpa beban kami dapat memandang mata ke mata dengan siapa pun. Rasanya enteng sekali.

Integritas kami terjaga karena sejak kecil Ibu kami melarang kami menerima uang "jasa".

Aku ingat ketika di tahun-tahun pertama aku bekerja, karena bentuk organisasi perusahaan yang kecil, aku mendapat kesempatan untuk mengurusi supplier. Kadang mereka menawarkan hadiah-hadiah tetapi aku menolaknya sambil merasa jengah sendiri. Orang-orang menyangka diam-diam aku mendapatkan banyak extra money dari supplier. Tetapi supplier suka kepadaku karena berurusan dengan aku gak pernah susah. I just needed everything to go smoothly.

Di lain pihak, kami sekeluarga selalu penuh belas kasihan kepada orang susah dan gak akan ragu-ragu membela mereka asal mereka benar. Lagi-lagi, ini karena pengaruh Ibuku.

Miskin Harta, Mental Kaya
Ibu aku adalah seorang perempuan yang mudah jatuh kasihan. Ada seorang tetangga penjual kue keliling yang setiap pagi mampir ke rumah untuk menjajakan kuenya.

Wajahnya dan badannya terlihat jauh lebih tua dari usianya, termakan masalah hidup. Namun tetap ia tekun berkeliling sambil menyerukan jenis barang jualannya. Kue basah ditata di atas tampah bundar beralaskan daun pisang dan ditutupi plastik lebar. Sambil berkeliling dengan tampah di atas kepala, ia akan meneriakkan jualannya dengan berima "...kue, kueeee..."

Ibuku selalu menyambutnya dan menyediakan diri untuk mengobrol dengannya. Dalam setiap obrolannya, Ibu selalu menasehati agar dia tetap menyekolahkan anaknya. Kami bahkan pernah mengunjungi rumah mungilnya yang terletak dekat pekuburan dengan jalanan sempit yang hanya cukup untuk motor lewat.

Suatu ketika, si Ibu "Tukang Kue" berpikir untuk menghentikan pendidikan anaknya. Ibuku menasehati agar ibu penjual kue jangan berhenti berusaha untuk menyekolahkan anaknya. Berkat dorongan ibuku, anaknya terus bersekolah hingga lulus SMA. Bahkan, kalau aku gak salah dengar, anaknya itu kemudian mendapat gelar sarjananya. Sekarang hidup mereka pun berubah. Ibuku tak pernah menyumbangkan uang, loh!

Ibuku punya teman-teman lain yang miskinnya sama seperti Ibu "Penjual Kue" tadi. Dari mereka kami tahu, mereka pun punya harga diri.

Dan sementara itu, ayahku bekerja keras dan kami bersyukur beliau lumayan berhasil dalam karirnya. Aku tahu, Ayah sudah melampaui berbagai halangan namun beliau tetap berhasil mendapatkan berbagai promosi. Akhirnya kehidupan kamipun menjadi lebih baik. Tanpa menjilat, apa lagi jadi pengkhianat.

Uang, Sahabat Yang Tidak Dapat Dipercaya
Uang adalah benda yang sangat mengerikan, meskipun penting fungsinya. Ia dapat membeli harga diri kita sebesar apapun kita menjualnya.

Seberapa kecilpun nilai uang yang kita terima dari orang lain, ketika kita menerimanya, maka kita gak sejajar lagi dengan orang itu. Ketika kita menerima uang dari orang lain, tiba-tiba kita mengecil. Seperti ular tangga, tiba-tiba kita merosot di badan ular, jatuh sampai ke ujur ekornya. Tak ada lagi harga diri.

Kalau kita gak punya harga diri, kita gak bisa percaya diri. Kalau kita gak percaya diri, maka hidup kita gak akan berubah. Tetapi kalau kita bekerja, tentu kita layak mendapatkan upah sesuai dengan perjanjian kerja ketika kita memulai pekerjaan itu. Upah yang kita terima adalah hasil jerih payah yang wajar.

Kedudukan kita di dalam dunia kerja seberapa rendahpun tidak membuat kita menjadi lebih rendah dari orang lain: sepanjang kita tidak menerima uang yang bukan hak kita. Itulah yang membuat kita tidak terintimidasi karena kejujuran kita. Yang penting, suara hati tidak menuduh kita. It's called integrity.

Orang yang memiliki integritas tinggi, tentunya adalah orang yang dapat dipercaya. Orang yang dapat dipercaya adalah orang yang terhormat sebagaimana layaknya para raja penguasa negeri.

Karena itu kita harus menjauhi pikiran untuk meminta uang dari orang lain. Seberapa sukar keadaan kita, berusahalah sekuat tenaga untuk tidak mengharapkan belas kasihan orang lain.

Adalah jauh lebih baik untuk yakin bahwa KITA MAMPU keluar dari kesusahan hidup kita. Jangan pernah lupa bahwa Tuhan ada, dan DIA tidak punya alasan untuk melupakan kita. Berharaplah kepada-NYA.


Perlu dibaca juga:




Yuk, gabung?


Jun 25, 2009

Pentingnya Menghindari Lingkaran Setan "Tidak PeDe" (Hasil Riset)

Dian Manginta - Bicara tentang citra diri
  • Baca artikel"Sekretaris" di Cantik Selamanya, untuk deskripsi bahwa membuat orang lain tidak PeDe itu tiada berguna...

Pernah melihat temen sekantor yang hobinya marah-marah terus, hobinya jadi orang jutek? Kebiasaan ini bisa membuat kita bertanya, mengapa sampai ada orang yang sangat suka memelihara mood tidak bagus? 

Memang tidak semua orang mau begitu saja berusaha menghilangkan mood jelek. Terutama kalau ia yakin perasaan buruk yang dirasakannya adalah bagian dari nasibnya. Penyebabnya? Kurang PeDe.

Jonathon Brown dari Universitas Washington, Joanne Wood dan rekan-rekan penelitinya dari Amerika dan Kanada menemukan bahwa orang yang PeDe akan berusaha melakukan sesuatu untuk menghilangkan bad mood-nya, bila perasaan itu muncul. Orang PeDe lebih percaya bahwa mereka layak dan mampu untuk memiliki suasana hati yang baik.

Penelitian ini dilakukan dalam 5 seri kerja riset, dengan mengamati sejumlah hampir 900 orang. Pertama-tama, yang para peneliti lakukan adalah mengamati antisipasi umum terhadap berbagai hal yang bisa mengganggu suasana hati. Para subyek penelitian diajak untuk membaca deskripsi tertulis tentang berbagai jenis tayangan. Hasilnya, sebagian besar mengatakan bahwa tayangan komedilah yang akan menyebabkan rasa senang.

Lalu,  diambil 116 orang dari grup besar tadi. Mereka lain diajak untuk mendengarkan musik yang dianggap bisa merubah suasana hati, seperti jazz dan klasik. Sebelumnya, para peneliti sudah mengklasifikasikan tingkat ke-PeDe-an orang-orang ini.

Setelah itu, barulah masing-masing diajak untuk membaca deskripsi tentang berbagai tayangan dan kemudian ditanya tentang bagaimana tontonan itu akan berpengaruh pada suasana hati. Baru setelah itu, mereka diminta untuk memilih satu tayangan untuk ditonton.

116 subyek penelitian tadi tahu bahwa film komedi adalah yang akan membuat hati riang. Namun, anehnya, setelah mendengar musik sedih, justru sebagian besar (53%) mereka yang diketahui kurang PeDe justru tidak akan mengambil film komedi. Sebaliknya, 75% anggota grup yang dianggap PeDe akan segera memilih tontonan komedi.

Fenomena yang terjadi pada grup yang diminta mendengar musik riang pun sama saja. Mereka yang lebih PeDe (75%) akan lebih memilih film komedi. Sedangkan hampir separuh kelompok tidak PeDe akan lagi-lagi tidak memilih film komedi.

Pola yang sama terus-menerus terjadi pada keempat grup lainnya. Meskipun orang-orang kurang PeDe paham mengenai cara-cara mengubah suasana hatinya, namun mereka ogah untuk melakukannya.

Mereka yang kurang PeDe sebetulnya sedang masuk dalam lingkaran setan untuk terus-menerus "menyukai" rasa sedih atau emosi negatif lainnya. Mereka malas untuk mengganti suasana hati. Orang yang kurang PeDe akan merasa bahwa mereka tidak mampu untuk merasa bahagia.

Pentingnya Menghindari Lingkaran Setan

Sedih, ya? Ketidakpedean adalah seperti ilusi untuk percaya bahwa minum racun mematikan adalah wajar-wajar saja.

Begini kata Bapak Brown:

"If you have low self-esteem, you should actively try to rise above the sadness and learn that you will feel better if you do not passively accept sadness. You can get better if you remind yourself to do something. You may have to kick yourself in the butt to go to a movie because it will require a conscious effort rather than something that comes automatically" .

People with low self-esteem less motivated to break a negative moody


Sekretaris

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya


Dian Manginta, Bicara tentang Citra Diri


Sudah baca Cerber "Nita Si Sekretaris"? Aku merasa beruntung mendapatkan kesempatan untuk sharing this fiction. Asli langsung dari pengarangnya, loh!

Aku memang gak memesan cerita, selain bujukan agar contribute some stories. Tadinya aku minta cerpen saja. Buat hiburan. Eh, ternyata malah disodori cukilan novel. Dan lebih seru lagi, aku dikasihnya juga sepotong-sepotong sehingga apa yang aku tahu, sama dengan yang pembaca lain tahu. :P

Lho, kok, gak aku review dulu? Jangan khawatir, aku tahu she is a good writer dan aku mengenal standard moralnya yang tinggi sekali. Jadi ceritanya akan tetap nyaman dibaca ataupun dibiarkan terbuka di monitor tanpa khawatir ada yang belum cukup umur membacanya. Oh, buat laki-laki yang membacanya, aku ingin anda mengerti bahwa this story is reflecting what is in woman's heart.

Dianggap Lemah
Cerita di novel ini gak akan berusaha menyenangkan hati kaum lelaki yang selama ini kami dengar disuarakan ketika perempuan ingin mencoba mengerti lelaki. Tetapi inilah suara hati seorang perempuan yang berada di posisi lemah, kebetulan sebagai sekretaris. Gak berarti jadi sekretaris itu penuh dengan kesedihan. Tapi umumnya begitu, sehingga banyak sekretaris kemudiannya gak bangga jadi sekretaris karena merasa gak dihargai.

Tentu saja, gak semua sekretaris akan mendapat perlakuan buruk. Banyak juga yang sukses meniti karir dan bersaing dengan orang-orang dengan latar belakang pendidikan berbeda. Aku ingin tahu, bagaimana "nasib" tokoh kita, Nita, dikemudian hari.

Posisi sekretaris juga sering jadi korban pelecehan. Dianggap remeh karena kerjanya "hanya" typing, filing, angkat telepon boss, dan hal-hal mungil lainnya. Lalu yang paling menjengkelkan adalah ejekan bahwa seseorang menjadi sekretaris adalah untuk mencari jodoh dari kalangan boss-boss. Ah, kalaupun seorang sekretaris mendapat jodoh boss bule, itu 'kan karunia buat dia.

Intelektualitas sekretaris juga sering dilecehkan karena pekerjaannya yang remeh temeh itu. Padahal, seorang sekretaris yang handal akan sangat membantu pimpinannya bekerja dengan lebih fokus pada hal utama dalam pekerjaannya. Sekretaris yang cerdas dapat membuat prediksi untuk kondisi yang berhubungan dengan pekerjaannya, atau pekerjaan boss-nya, sehingga ia pun dapat memberikan pendapat yang berguna, yang dapat membantu boss-nya menemukan ide-ide untuk pengembangan usahanya.

Yang pasti, sekretaris yang baik membuat boss-nya tidak perlu memusingkan hal-hal kecil seperti misalnya keeping things neat. And believe me, it takes some brightness to understand how to get things done.

Jadi, kenapa ada orang yang cukup kurang ajar sehingga berani mencela profesi sekretaris? Ya, karena gak tahu. Tapi saran aku, ingatlah bahwa semua manusia adalah sama. Jangan suka saling merendahkan, karena hasilnya akan cuma jadi sama-sama stres dan tidak akan menghasilkan apa-apa.


   Perlu dibaca juga:




Yuk, gabung?


Jun 24, 2009

Cerber - Nita Si Sekretaris (3)

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya


CERITA SEBELUMNYA (Lihat bagian pertama, bagian kedua)
Nita, seorang sekretaris, hidup dengan pikiran optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang...

Cerber - Nita Si Sekretaris

Nita Si Sekretaris


Setelah keluar dari ruangan Bu Marsya dan menutup pintunya, Dave Watson melambaikan tangannya ke arah Nita sambil mengedipkan sebelah matanya. Nita tersenyum dan membalas lambaian tangan Dave. Saat itu Nita sedang menjawab telpon. Walaupun begitu, Dave tidak segera beranjak pergi. Malah tiba-tiba dari balik sakunya, Dave mengeluarkan bungkusan dan ditaruhnya di meja dekat keyboard komputer Nita. Nita terkejut namun gembira dan mengomat-kamitkan ucapan "thank you" ke Dave yang kemudian pergi meninggalkan mejanya.

Asti yang duduk di partisi sebelah melihat Dave sedang meletakkan sesuatu di meja Nita, tanpa menunggu Dave berjalan jauh dulu, langsung bertanya, "...apaan tuh, Nit?"

Nita tidak mengucapkan jawabannya, tapi hanya menoleh saja dan mengangkat pemberian Dave itu, lalu menunjukkannya pada Asti dari jauh.

Seandainya Asti bisa mengerti bahwa Nita sedang menikmati pembicaraan telpon dengan Pak Wiguna.

"Gila lu, Nit!" Kata Asti yang tau-tau sudah muncul di samping meja Nita tanpa mempedulikan kesopanan karena Nita sedang berbicara di telpon. "Lu godain si Dave pake ape, Nit?" Asti ngomong terus, tapi kemudian kembali juga ke mejanya. Ellen yang mendengarkan dari partisi lainnya jadi tertawa mendengarnya.

"Oke deh, Pak. Besok PO-nya bapak sudah terima," sahut Nita sambil tersenyum dan membalas lambaian tangan Dave sambil menutup pembicaraannya di telpon dengan Pak Wiguna.

Bagi Nita, Pak Wiguna memang vendor, supplier yang paling ramah sedunia. Dulu, waktu Nita masih baru kenal, Pak Wiguna sudah memuji-muji suara Nita. Katanya, suara Nita enak didengar di telpon. Waktu itu Nita masih tidak terlalu menanggapi pujian Pak Wiguna. Pada anggapannya, seorang vendor pastilah berusaha manis dan mengambil hati contact person-nya. Makanya dia juga tidak terlalu menanggapi berlebihan jika Pak Wiguna tidak pernah menolak telpon darinya. Walaupun memang sih, setiap kali ada urusan, Nita merasa Pak Wiguna terkesan bersemangat menyambut telpon darinya.

"Siapa tuh, Nit?" tanya Asti setelah Nita menutup telpon tadi.

"Pak Wiguna," jawab Nita sambil terus melanjutkan pengetikan dan matanya mengarah ke monitor komputer.

"Lu kok ga' kasih ke gue telponnya?" tahu-tahu Asti malah bicara dengan nada yang menyambar. "Lu tau 'kan gue masih nungguin pesenan gue? Liat nih, udah tanggal berapa sekarang? Gue capek sama tuh orang susah bener dicariin!"

"Lho, kok lu malah marah ke gue? Mana gue tau, Pak Wiguna hutang orderan sama lu?" jawab Nita membalas dengan ketus.

"Pokoknya gue ga' suka pake Pak Wiguna lagi. Dia ga' becus," ucap Asti masih emosi sambil mendongakkan kepalanya melewati partisi memandang ke arah Nita. Dia sampai-sampai hampir berdiri sewaktu bicara begitu ke Nita.

Terserah. Jawab Nita dalam hati.

"Bu Indira, saya mau ngomong sebentar boleh, Bu?" terdengar suara Asti dari partisi sebelah sedang menelpon Ibu Indira yang ada di lantai delapan.

Nita, Si Sekretaris di CANTIK SELAMANYA"Iya, Bu, saya mau komplen soal Pak Wiguna. Dia itu telat-telat melulu. Ngapain sih kita pakai dia terus? Rugi kan kita, Bu. Apalagi pesanan saya, Bu. Bayangin Pak Arifin udah sering ngomel ke saya gara-gara Pak Wiguna, eh, masa saya yang kena sih, Bu? Apalagi yang kemarin lusa itu, bu. Saya sampai capek bolak balik ya telpon, ya fax, ya ganti PO. Eh, malah dia minta yang terakhir itu minta di PO-nya di revisi lagi. Padahal 'kan harusnya dia yang kejar saya... ya 'kan, Bu? Bukan saya, 'kan Bu yang harusnya nyari-nyari dia? Belum lagi yang bulan kemarin itu, Bu. Itu kan ga beres, Bu. Ihhhhh… capek deh Bu sama Pak Wiguna..!" Asti nyerocos terus.

"Iya, Bu. Setuju, Bu," kata Asti lagi setelah tiba-tiba diam sebentar. Bisa jadi saat itu bu Indira memotong ucapan Asti yang panjang bak kereta api. "Jadi, ga usah pakai Pak Wiguna lagi, ya, Bu? Okey deh, nanti saya bikin memo pengajuannya. Makasih ya, Bu Indira."

"Jadi, kita ga pake Pak Wiguna lagi, Ti?" tanya Ellen dari partisi lainnya ke Asti setelah dia menutup telponnya.

"Gue mau bikin memonya dulu," jawabnya, lalu setelah itu melangkah pergi meninggalkan mejanya.

"Gimana sih tuh anak, gue lagi nanya, dia malah ngeloyor..." Ellen malah jadi menggerutu.

Nita hanya diam dan mendengarkan saja.


Bersambung


Updated - Baca juga: "Pembacaan Cerber "Nita si Sekretaris" di Radio Cempaka Asri FM!"

Jun 21, 2009

Jalan-jalan ke Jakarta Fair 2009

Jalan-jalan ke Jakarta Fair 2009

Kemarin sore aku jalan-jalan ke Jakarta Fair 2009 di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) bersama ibuku dan sepupuku, Meyland. Bertiga kami ke sana naik taxi. Untung gak nyetir sendiri karena macet dan gak kebayang rasanya cari parkir. Aku sih gak liat lokasi parkirannya, tapi melihat kemacetan di sekitar arena PRJ...

Macet dan Busway Feeder
Kami berangkat dari rumah jam 04 sore, sampai di sana sudah jam 06 lewat. Kami terhambat kemacetan di jalan sekeliling arena PRJ yang bikin kendaraan cuma bisa merambat. Maklumlah, banyak orang yang datang berkunjung. Harusnya memang begitu, 'kan?

Ketika tiba di lokasi PRJ, kami melihat ada shelter untuk busway Transjakarta. Ternyata Pemerintah DKI, melalui penyelenggara Jakarta Fair ini, telah menyediakan busway feeder gratis yang membawa pengunjung dari dan ke Monas. Sayang, sementara acara Jakarta Fair berakhir jam 12 malam, busway feeder-nya cuma disediakan sampai jam 10. Yang missed the last bus wasted their times at the shelter thinking the next trip would come, but it never did...

Catatan buat penyelenggara: you would want people to come to PRJ. Usahakan dong, manajemen transportasi yang bagus. Pasti akan tambah gres, PRJ kita. :)

Makanan, Di Mana-Mana
Anyway, memasuki arena Jakarta Fair melalui gerbang A2, kami melihat beberapa toko dan juga pertunjukan ketangkasan khas Cina di dekat gerbang. Juga banyak penjual kerak telor yang harum baunya menggugah selera. Kerak telor adalah makanan khas Jakarta, terbuat dari ketan, kelapa, dan of course, telur ayam... Yummy!

Setelah itu kami memutuskan untuk makan dulu baru kemudian melanjutkan berkeliling melihat-lihat kegiatan di arena PRJ ini. Ternyata, ada banyak sekali food court disediakan tersebar di seluruh area PRJ, sehingga mudah sekali untuk mencari makanan. Juga untuk pun sekedar minum yang pasti sangat diperlukan karena udara sangat panas.

Aku kebetulan gak tahan udara panas, sehingga di sana sempat merasakan sakit kepala, Alhasil, akupun bergegas memasuki hall yang ber-AC. Saking panasnya, aku minum banyak sekali, tetapi tidak memicu kebutuhan untuk ke toilet. Habis jadi keringat semua air yang kuminum. But it's OK. After all, this is Jakarta.

Memori & Bisnis
Jalan-jalan ke Jakarta Fair 2009Di sana aku melihat beberapa outlet American Donut dengan slogan mereka: oleh-oleh khas Pekan Raya Jakarta. Aku ingat, sejak kecil, setiap kali jalan-jalan ke Jakarta Fair, kami selalu membawa pulang donat ini. Pasti. Tapi aku gak lihat stand battery ABC yang dulu selalu menampilkan penghibur bertubuh pendek.

Melihat berbagai jenis produk yang dipamerkan, aku teringat berbagai pusat perbelanjaan di Jakarta. Ada mall, ada pasar semacam Pasar Tanah Abang...

The Body Shop pun ikut berpartisipasi dalam acara ini seperti juga produsen sekelasnya. Tetapi, pengusaha Tanah Abang atau pun Mangga Dua pun ada di sini. Yang paling aku suka adalah toko-toko penjual pakaian dari bahan batik dengan desain yang bagus sekali. Toko-toko ini bisa ditemukan di gedung Pusat Niaga.

Produk-produk eletronik, telekomunikasi juga automotive mendapat tempatnya dalam kelompoknya masing-masing, sehingga memudahkan kita melakukan survey sebelum membeli. Singkatnya, this is Jakarta when being packed minus office and property business.

Entertainment
Sebagai tempat hiburan, children playground cukup semarak di arena ini. Dan puncaknya, tentu saja, panggung terbuka yang selalu menampilkan artis musisi terkemuka di Jakarta. Seperti Yovie and Nuno yang semalam berkesempatan menghibur para pengunjung.

Jam 10 malam kami mendapat suguhan selingan yang membuat semua yang sedang berjalan berhenti sejenak: pertunjukan kembang api yang cantik sekali. Wah, sudah lama rasanya gak lihat kembang api yang cantik berpendaran di udara seperti itu. Very nice.

Jangan Lupa, Ambil Peta!
Satu hal yang paling penting when you get there adalah do stop by at the Information Counter untuk mengambil peta arena. You will need it when trying to find the way back! Biar gak kesasar.

Jalan-jalan ke Jakarta Fair 2009Dari lembar peta yang aku ambil setelah lost my way, kesasar, aku melihat jadwal pertunjukan. Ternyata band kesukaanku, Dewa 19, baru akan perform tanggal 24 Juni besok. I guess I am going to miss it. Sedangkan hari ini, Minggu, tanggal 21 Juni, akan ditampilkan band yang bakal mampu menggoyang arena, The Changcuters. I am going to miss them too...

Ada lagi acara lain yang seharusnya I don't miss: Jakarta Fair Carnaval. Acara ini diadakan setiap hari Senin dan Rabu selama Jakarta Fair 2009 berlangsung. Lalu, acara menarik lainnya adalah Pemilihan Miss Jakarta Fair 2009. Pendafaran masih dibuka, loh, kalau mau daftar, sok atuh... :)

So, apa lagi? Just go there. It's only once a year and it's the occassion that is truly Jakarta...


Jalan-jalan ke Jakarta Fair 2009



TIPS SUPAYA LEBIH ENJOY DI PRJ



Ada waktu senggang? Di sini, aku susun tips untuk ke PRJ, supaya bisa lebih puas di sana. Yang pasti, dengan siapapun kita pergi, aku sangat sarankan untuk mengambil peta yang bisa diambil di pintu masuk.

PRJ dibagi dalam beberapa area atau hall. Untuk yang suka otomotif, bisa ke hall A1. Untuk yang ingin belanja produk furnitur, bisa ke Hal A2 dan A3. Barang-barang nasional bisa ditemui di hall B dan C1. Di hall C2, dipenuhi oleh produk elektronik. Kita bisa mengeksplorasi produk perbankan, teknologi informasi, kosmetika dan kesehatan di hall D. Sedangkan produk fashion dan perlekangkapan sekolah bisa ditemui di hall E. Lengkap, 'kan?


Datang Bareng Keluarga (dengan anak-anak)
  • PRJ punya banyak atraksi yang bagus untuk pendidikan anak-anak, terutama dalam hal budaya Betawi, atau Jakarta. Pastikan dengan datang ke PRJ, mereka bisa melihat kayanya budaya Indonesia.
  • Belanja perlengkapan sekolah, bisa di sini. Namun kita bisa dapat wawasan tentang dunia bisnis nasional, yang tentunya bisa berguna untuk anak-anak. Misalnya, di sana ada display kereta bawah tanah Jakarta di tahun 2016. Ngebanggain, 'dong?  


Dengan Temen
  • Shop till you drop. Meyland bought herself a jeans there, I believe you can do too! Aku juga beli T-Shirt "Cinta Jakarta" di PRJ.
  • Be advanterous! Di PRJ, aku asyik berkaraoke. Don't you see the picture up there? ;)





   Perlu dibaca juga:





Yuk, gabung?


Hidup Ini Luar Biasa - Wallpaper

Hidup Ini Luar Biasa - WallpaperAku yakin hidup ini luar biasa. Hidup kita sungguh luar biasa.

Okay, kadangkala hidup memang berat. Namun masalah demi masalah, bila kita yakin, sebetulnya adalah yang membuat hidup kita luar biasa. Kita harus bisa melihat masa depan yang penuh harapan. Tidak ada alasan untuk kita "cuma" bisa melihat masa depan yang gelap.

Wallpaper, Boleh Aku Bantu?
Aku ingin membantu supaya kita mengingat betapa hidup ini sungguh luar biasa. Setiap detik hidup kita adalah anugerah.

Hidup Ini Luar Biasa - WallpaperSuatu desain wallpaper aku dedikasikan untuk menolong kita mengingat bahwa masa depan yang penuh harapan sungguh ada. Lihat contohnya di bagian kanan atas posting ini. Contoh untuk ukuran layar 1024 x 768 (yang paling banyak dimiliki orang) bisa dilihat dengan mengklik gambar di kiri atau di sini

Wallpaper ini bisa kita pasang di komputer di kantor atau di rumah, juga di laptop. Hopefully, kala melihat tulisan di wallpaper rasa semangat di hati bisa terpompa:).

Aku menyediakan motivating wallpaper ini dalam 6 jenis ukuran, yang bisa di-download secara gratis. Pilihan ini membebaskan supaya wallpaper "Hidup Luar Biasa" ini bisa dipasang di mini laptop, sampai di layar komputer ukuran lebar. 

Oha, ya. Aku menaruh file-file ini di www.cantikselamanya.com. Saat ini, aku dan timku memang sedang membangun situs Cantik Selamanya. Doakan, ya?

Cheers for you!

Silahkan Download di Sini:

   Perlu dibaca juga:






Yuk, gabung?


Jun 19, 2009

Ketika Perempuan Selingkuh

Untuk Yang Kehilangan Cinta
Perselingkuhan adalah insiden terbesar yang bisa jadi penyebab perceraian. Rasanya kita mudah mengerti hal itu.  

Paul Amato, seorang profesor psikologi yang bekerja sebagai penasihat dalam National Healthy Marriage - Amerika Serikat, punya pendapat tentang perselingkuhan secara umum. Yaitu, kesetiaan merupakan pokok utama norma pernikahan, dan pengkhianatan atau perselingkuhan (infidelity) dianggap sebagai kesalahan paling besar yang bisa terjadi.

Para ahli percaya bahwa ikatan perasaan adalah alasan utama penyebab perempuan berselingkuh. Sedangkan lelaki? Tentu saja karena pesona fisik. Bagaimanapun, pengkhiantan badani atau "sekedar" perasaan, keduanya tidak dapat diterima masyarakat.

Penilaian ini juga berlaku bahkan di negara yang cukup liberal seperti Amerika Serikat. Dalam survey di tahun 2006 terungkap bahwa hampir 90% orang dewasa di Amerika Serikat mengatakan bahwa kendati ikatan fisik atau perasaan tidak diperhitungkan sebagai faktor penyebab, perselingkuhan tidak dapat diterima secara moral.

Namun ada fakta menarik yang bisa kita lihat di dalam masyarakat. Yaitu, perempuan selingkuh akan lebih sulit untuk dimaafkan suaminya dibanding bila yang memiliki affair adalah sang istri. Tiada ampun bagi perempuan yang selingkuh.

Sama seperti lelaki, salah satu penyebab perempuan berselingkuh adalah adanya kesempatan untuk melakukan. Bila seorang perempuan berselingkuh, maka sang suami akan terus dihantui tentang masalah keabsahan posisinya sebagai ayah dalam pernikahan tersebut. Kontras dengan perempuan, para ayah bisa ragu tentang status kebapakannya karena mereka memang tidak mengandung.

Para lelaki yang sakit hati, akan berkonsentrasi untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Itulah sebabnya mengapa perpisahan lebih mungkin terjadi, bila yang melakukan pengkhianatan adalah sang perempuan.

Untuk Yang Kehilangan CintaNamun bagaimanapun, baik lelaki atau perempuan sama terlukanya setelah mengetahui pasangannya selingkuh. Bedanya, lelaki akan merasakan harga dirinya atau kejantanannya runtuh secara lebih besar dibanding dengan kesedihan atas ikatan pernikahan itu sendiri.

Seperti perempuan, lelaki yang menjadi korban perselingkuhan akan mengalami gangguan emosi dan memiliki surut rasa percaya permanen kepada pasangannya. Dan bila ingin memperbaiki, harganya adalah kerelaan mengikuti proses penyembuhan yang pasti tidak akan terjadi dalam waktu sebentar.

Namun Amato mengatakan penyembuhan relasi setelah perselingkuhan terjadi - bahkan bila pelakunya adalah sang perempuan -  adalah sangat mungkin terjadi. Begini pesan Prof. Paul Amato:

" ...Re-establishing trust takes time, but if both spouses sincerely want the marriage to continue and are willing to work on it, then it is possible to have a healthy relationship again" .

Surviving Infidelity: What Wives Do When Men Cheat


Jun 18, 2009

Untuk Yang Kehilangan Cinta

Aku barusan googling lagi cari ide buat di-shared di Cantik Selamanya. I want to find something nice, something that's relieving... Sesuatu yang mengandung harapan.

Romance is nice. Always. Aku jadi teringat buku "Long Distance Love" yang aku pernah recommended. A great book yang sangat romantis, tulus, dan apa adanya. Bahwa relationship gak selalu mulus. Bahwa relationship is about choice.

Untuk yang Kehilangan Cinta


Demi Anak...
Salah satu concern aku adalah bahwa aku pernah dengar banyaknya kasus keluarga masa kini yang "serumah, tapi gak sehati". Aku pernah dengar ada seorang bapak yang gak mau buru-buru pulang ke rumah karena kalau sudah di rumah dia masuk penjara. Seorang temanku bilang bahwa banyak teman-temannya yang menikah tapi kayak kos. Hubungan antara suami istri sudah jadi hambar. Ngeri, ya?

Kata mereka, they stay married for the children. Alasan apa itu, ya? Omong kosong, kalau menurut aku, sih.

They have bunch of reason to stay married but not for the children. Karena mereka pikir anak itu apa? Manusia juga, loh.

Orang tua seharusnya melihat anak sebagai manusia yang punya perasaan, punya otak, punya pikiran. Manusia juga, meskipun masih kecil.

Dan kalau anak itu benar masih kecil, ia masih rapuh. Masih gampang terluka, yang repotnya, kalau sudah terluka, anak kecil susah mengekspresikannya. Akhirnya lukanya jadi borok. Masuk ke dalam menembus kulit jangat yang kalau sudah kering meninggalkan bekas yang sukar menghilangkannya. Meninggalkan codet. Meninggalkan kerapuhan. Meninggalkan ketidakbahagiaan. So think again: stay married to hurt the children. That's what you are doing.

Tidak Pernah Minta Dilahirkan
Maksud aku, aku ngomong kepada orang-orang yang memilih untuk terikat dalam perkawinan tapi berhenti mencintai pasangannya. Karena cara itu sebenernya bukan cuma sedang saling menyakiti, tetapi juga menyakiti anak-anak yang dijadikan alasan untuk tetap bersama. That is barbaric. Aku bilang, berhentilah berbuat jahat dan make new decision. For the sake of your children.

Ingatlah anak-anak itu gak minta dilahirkan, mereka gak deserve to live with your problem. What they deserve is happiness, just as we wish them to be. Kebahagiaan itu datangnya dari melimpahnya cinta. Cinta membuat jiwa kita menjadi penuh. Love makes you perfect.

Think about it. Sebagai orang dewasa, kita tentu tahu bahwa hidup itu berat. Bayangkan betapa malangnya seorang manusia kalau dari kecil dia sudah merasakan beratnya hidup tetapi karena harus menanggung ketidakbahagiaan orang tuanya. Dia gak punya pondasi yang kuat untuk percaya diri. Dia jadi orang yang gak percaya bahwa dia akan memenangkan perjuangan hidupnya. Masa tega?

So, if you are also living in that kind of marriage, aku sarankan untuk memberikan copy of this article to your spouse. Untuk apa? Untuk mengajak dia to fix your marriage. Karena serumah kalian semua gak bahagia, untuk apa begitu? .

Cobalah ingat kenapa dulu kalian memutuskan untuk menikah. Aku harap itu bukan karena terpaksa. But even it was a forced decision, do you know that you can choose to be happy?

Karena kebahagiaan itu harus diperjuangkan. Kebahagiaan itu gak datang sendiri. Renungkanlah kembali, how it went wrong. Ingat-ingatlah dengan jujur, awalnya semua jadi berantakan. Kecuali seorang istri selingkuh, there is always way to fix problem in your marriage. Gak selingkuh, 'kan?

Percayalah, asal ada kemauan, pasti ada jalan. Karena seperti yang aku pernah bilang, lelaki juga manusia. Dia juga butuh kasih sayang. Iya, 'kan?

   Perlu dibaca juga:




Yuk, gabung?


(Tips) Ayo, Promosikan Indonesia!

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya


Promosikan Indonesia

Peta Kabupaten Bulukumba
Aku memang suka pantai. Dan waktu posting artikel "Pembacaan Cerber "Nita si Sekretaris" di Radio Cempaka Asri FM!", terus-terang yang terbayang adalah bagaimana cantiknya pantai di Bulukumba.

Konon, setiap orang punya selera pantai yang berbeda-beda. Banyak yang berpikir bahwa pantai yang bagus diisi berciri areanya dipenuhi orang berjemur, lengkap dengan penjaga pantainya. Untuk pantai berciri ini, Pantai Kuta di Bali, jagoannya. Lihat artikel-artikelku tentang Bali di sini

Namun sungguh banyak pula yang ingin mencari lokasi pantai bagus, dengan kondisi masih murni. Nah, yang ini rasanya seluruh wilayah Indonesia adalah jagoannya.

Kita kaya dengan pantai bagus. Dari yang berpasir putih, berbatu-batu, sampai dengan hiasan latar gunung api. Ada pula yang bernuansa Tempo Doeloe, menampung bekas lokasi gedung atau benteng tua. Bahkan untuk jenis pantai "retro" seperti ini, kita pun juga tidak kekurangan. Orang Jakarta, pasti mudah mengingat Pulau Bidadari yang dihiasi oleh Benteng Koloni Belanda, 'kan?

Karena itu, aku yakin, kalau kita rajin membagikan informasi tentang pantai -atau tourist destination nasional- maka cantiknya Indonesia dengan mudah menarik perhatian dunia. Kita bisa membuat industri pariwisata Indonesia jadi makmur!

Taruh Photo: a must alias wajib  
Photo akan mudah menarik perhatian, dan bisa dimengerti semua orang di seluruh dunia. Photo ini bisa ditaruh misalnya di Google Earth (atau Google Map). Karena memang selain menampilkan peta, Google Earth dan Google Earth juga memberikan fasilitas supaya kita untuk menaruh photo dan informasi lain tentang suatu daerah.  Masih ingat 'kan cara menggunakan Google Earth di artikelku "Mampir Ke Pulau Sikuai Dengan Google Earth"?

Di bawah adalah halaman situs Panoramino yang berisikan photo Bulukumba. Halaman ini bisa  dilihat waktu mencari tahu soal Kabupaten ini di Google Earth:


Bulukumba

Kebetulan Andi Amir Hamzah,  sang kontributor, menampilkan photo-photo Bulukumba sebagai area pembuatan kapal Phinisi yang kondang itu. Keren, 'kan? Memang belum banyak yang menaruh photo wisata bahari di Bulukumba. However, informasi daerah pembuatan kapal secara tradisional rasanya keren banget

Informasi yang perlu orang ketahui?
Setelah tertarik dengan photo daerahnya, maka niscaya orang akan tambah kepengen berkunjung ke tempat tersebut kalau kita menuliskan misalnya:
  • What to do. Tulis aja kegiatan menarik yang sudah berhasil bikin kita coba lakukan di sana. Misalnya snorkling di pantai.
  • .
  • What to see. Ingat, para pelancong ingin melihat pemandangan atau hal unik. Contoh di Bulukumba adalah pembuatan kapal tradisional

  • Optional, What to eat. Kalau ada makanan yang khas, nggak ada salahnya untuk menceritakannya. Indonesia 'kan punya kekayaan alam rempah-rempah super dahsyat, maka makanan di suatu daerah rasanya bisa beda dengan di tempat lain, meskipun cara masaknya sama. Wisata kuliner 'kan seru banget...


Oh ya, setelah mendapat informasi dari kita, pasti mereka yang berminat akan cari tahu lebih lanjut. Oleh sebab itu, jangan segan memberikan identitas diri. Supaya kalau yang berminat, bisa tanya langsung ke kita.

Jun 17, 2009

Pembacaan Cerber "Nita si Sekretaris" di Radio Cempaka Asri FM!

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya


Nita Sang Sekretaris Ada kabar gembira yang aku terima minggu ini. Radio Cempaka Asri FM akan membacakan cerber kita, "Nita si Sekretaris"!

Pembacaan "Nita" akan dilakukan seminggu sekali dalam acara Sastra Ekspresi, sebuah arena untuk puisi dan prosa, pada hari Minggu, jam 11.00 - 13.00 WITA. Ya, betul, WITA. Waktu Indonesia Tengah.

RADIO CEMPAKA ASRI FMIni karena Cempaka Asri FM ini berada di Kabupaten Bulukumba, kotanya sejuta penyiar, begitu mereka menamakan kota tercinta mereka. Kabupaten Bulukumba terdapat di Sulawesi Selatan.

Oh, jangan khawatir, kita bisa tune in ke radio ini melalui secara online dengan mengakses link ini dari komputer kita di mana saja kita berada. Eits, keren, dong.. That is one of the reason why I love technology!

Bangga Bulukumba
Waktu aku tahu bahwa warga Bulukumba bangga menyebut diri sebagai Kota Sejuta Penyair, aku pun meng-google tentang kota ini dan sebutan kota penyair. Hasil penelusuran pertama yang aku temui adalah sebuah blog bernama Kelongpajaga. Isinya? Syair puisi. Komentar yang masuk pun banyak yang berbentuk puisi. Wow!

Aku teringat selama ini cuma tahu bahwa di Indonesia, suku Melayulah yang diingat sebagai masyarakat yang suka berpantun. Ternyata ada kelompok masyarakat lain yang menyukai sastra sejenis dan mereka aktif sekali. Memang Indonesia ini negara besar!

Waktu meng-google tentang Bulukumba, aku menemukan bahwa kota ini adalah kota pantai dengan 6 (enam) pantainya, yaitu Pantai Pasir Putih Bira (Tanjung Bira) yang merupakan area wisata bahari; Pantai Pasir Putih Lemo-lemo, Pantai Mandala Ria, Pantai Samboang dengan karang yang besar; Pulau Liukang Loe yang dapat dilihat dari Tanjung Bira; dan Pulau Kambing yang tak berpenghuni dengan pemandangan dunia bawah laut yang sangat memikat tempat wisatawan lokal dan mancanegara berolahraga selam. Pingin liat, 'kan? Aku sih pingin. One day. Sementara ini... Pake Google Earth aja dulu! :P

Tapi informasi yang paling menarik menurut aku adalah: inilah kota tempat pembuat kapal phinisi yang terkenal itu, yang telah berlayar sampai ke Vancouver, Kanada! Ho ho ho! Kita bisa berwisata phinisi di sana.

Selain itu, bersama sembilan kabupaten lain, mereka menjadi satu wilayah di Sulawesi Selatan yang disebut Selatan Selatan. Double South?Another interesting fact about our nation, isn't it?

http://www.bulukumbakab.go.id/Untuk tahu lebih jauh tentang Bulukumba, coba aja access their official website. Ada banyak informasi mengenai sejarah kota dan berbagai informasi penting tentang Kota Bulukumba termasuk seluk beluk kapal phinisi yang membanggakan. Check it out!

Mengingat phinisi, siapa bilang kita kalah oleh bangsa Eropa. Orang Jepang aja dulu bangga pernah mengalahkan Rusia. Well, we have the potentials. At least from the past, we can see it. Kita harus mengembalikan kejayaan nusantara dengan belajar lagi, ya...?

I really am proud of my country!

Anyway, aku mengucapkan terima kasih kepada Radio Cempaka Asri untuk apresiasinya atas karya sastra pop yang aku hadirkan di Cantik Selamanya, khususnya kepada sang penyiar, Ivan Kavalera, serta seluruh pimpinan dan crew Radio Cempaka Asri.

Semoga Radio Cempaka Asri sukses selalu dalam menghadirkan acara-acara yang bermutu untuk menghibur dan menambah wawasan masyarakat Bulukumba khususnya, dan siapa saja yang dapat mengakses radionya. Well, they have online radio!


Perlu dibaca juga:






Yuk, gabung?