Mar 10, 2009

Nasi Goreng a la Akyu...

Aku juga punya resep sendiri, dong.. Nasi goreng meriah & sehat. Bisa dipakai nih resepnya untuk gantiin acara makan-makan di luar :D!

Nasi goreng buatanku itu very rich. Soalnya isinya macem-macem. Ada sosis, bakso, telur, ada ayam, hati ayam, plus empela plus jantung (komplit, deh!), ada udang juga. Plus kacang polong.

Hari Senin kemarin, aku masak untuk sepuluh orang. Berhubung aku gak sanggup makan yang pedes-pedes, jadi aku gak biasa menakar jumlah cabe. Ternyata, nasi untuk sepuluh orang perlu cabe lebih dari sepuluh, karena dengan cabe delapan aku gak ngerasain pedes sama sekali. Tapi perutku, sih, rasanya agak aneh.. Hmm..

Anyway, persiapannya seru juga, loh. Jadi aku gak bisa ngerjain sendiri, jadi rame-rame. Lagian aku gak suka bumbu instant. Lha, wong, bumbu nasi goreng aja kan gak neko-neko. Cuma tomat, bawang putih, dan cabe. Jangan lupa garam yang banyak karena garamnya buat bikin nasinya gak tawar lagi. Kupas tomatnya, tapi kulitnya jangan dibuang karena vitaminnya banyak di situ ;). Tomatnya dikupas supaya ngulegnya gampang. Sediain aja 6 - 7 butir tomat. Tambahannya adalah paprika hijau yang pedas. Oh ya, di blog Kuliner Kita, ada penjelasan soal bagusnya cabai dan paprika buat ngejauhin diri dari masalah pembuluh darah.

Terus, yang perlu juga disiapkan adalah minyak untuk menggoreng, minyak untuk membuat oseng-oseng telur, garam, lada satu sendok makan, kecap asin, dan kecap manis.

Uleg 15 - 20 buah cabe (cabe itu ukurannya butir apa buah, ya? hehehe) bersama garam yang banyak. Tiga sendok makan garam, cukup deh, kayaknya. Setelah cabenya halus, masukkan empat butir bawang putih (hmm.. aku gak yakin, yang disebut siung itu seberapa.. jadi aku bilang aja butir, ya). Uleg sampe nyampur dan bawangnya gak keliatan lagi bentuknya. Kemudian masukkan tomat itu, uleg sampe tomatnya hancur. Lalu baru masukkan kulit tomatnya dan uleg lagi sampe tercampur dan agak hancur. Gak usah sampe hancur banget. Lama kale.

Meanwhile.. siapkan ayam (aku belinya yang sudah dipotong kubus), rebus sebentar. Siapkan juga hati ayam, empela, dan jantung. Rebus sebentar juga. Semua dipotong kecil-kecil. Siapkan udang yang sudah dikupas kulitnya. Potong-potong bakso jadi kecil-kecil. Potong-potong juga sosis (jangan lupa diiris-iris memanjang sebelum dipotong-potong). Banyaknya? Sesuai selera aja. Gak masalah. Oseng-oseng telur sebanyak 5 butir. Aduk-aduk di penggorengan yang minyaknya sedikit aja. Tiga sendok, lah. Aduk-aduk sampe hancur jadi seperti bola-bola kecil. Angkat dan siapkan di piring untuk nanti dicampur ke nasi gorengnya.

Bikin bawang goreng dari banyak banget bawang merah.. Ha ha ha.. aku gak hitung.. Yang pasti air mataku berlinang banyak banget waktu ngirisinnya. Hmm.. to be fair.. 20 butir, deh. Sebagian untuk dijadikan bawang goreng tabur, sebagian untuk campuran sambal yang tadi sudah diuleg itu. Goreng sebagian yang akan ditaburkan belakangan itu. Menggorengnya dengan api kecil aja, ya. Dan kalau sudah merah, matikan kompornya sambil bawang gorengnya diangkat. Otherwise it will be burnt out. Item semua.

Kacang polong direbus sampai mendidih biar empuk.

Untuk bikin nasi goreng ini, aku suka pake olive oil karena baik untuk kesehatan. Good for your heart. No chollesterol problem. Soalnya 'kan nanti minyak yang dipake akan dicampurkan ke nasi goreng semuanya. (Psss, kata Wikipedia olive oil itu bisa dijadikan sunblock alami loch...).

Siapkan juga paprika hijau sebutir. Iris-iris melingkar.

Nah, kayaknya udah siap menggoreng, nih.

Panaskan minyak untuk menumis sambal tadi. Mula-mula, tumis sebagian bawang yang bukan untuk dijadikan bawang goreng. Tumis sampe hampir merah, lalu masukkan adonan tomat tadi. Aduk-aduk sampai wangi. Terus, masukkan udang, aduk sampe warnanya jadi putih. Masukkan hati, empela, dan jatung. Aduk sampai hampir matang.

Masukkan bakso, aduk. Masukkan sosis, aduk juga. Masukkan ayam. Aduk lagi. Taburkan lada sedikit sambil isi penggorengan diaduk-aduk.

Tutup sebentar. Masukkan nasinya sambil diaduk-aduk sehingga pelan-pelan adonan tadi akan tercampur dengan nasi dan nasi pun berubah warna. Tambahkan kacang polong dan telur yang tadi sudah dioseng-oseng. Aduk terus sampai nasi panas lalu tambahkan kecap asin untuk menambah rasa asin. Sambil dicicip, ya. Biar gak keasinan. Kalau suka, tambahkan kecap manis sesuai selera. Aku, sih, gak suka.

Terakhir, masukkan irisan paprika.

Jadi, deh.



1 comment:

  1. Mbak Dian, kalau butuh seorang food tester, saya bersedia lho.. hihihi. Mungkin biar lebih terkenal masakannya, bisa di bawa ke Sentra Mulia 'Mbak buat icip2 ;D~ <#just kidding#>

    Peggy

    ReplyDelete

Kasih komentar, ya, supaya aku punya input yang bisa aku kembangkan untuk artikel aku selanjutnya. Menambah wawasan aku juga, kan? Terima kasih sebelumnya, loh!