Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Enjoying Long Bath dengan Hair Masker

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya



Hari Minggu kemarin kan udara Jakarta panas banget, tuh.. Aku pikir-pikir pingin mandi yang lama, ah... You know, taking long bath is one the grandest way to take care of yourself....

Terus, aku inget kebetulan jadwal keramas. Terus lagi aku inget juga kalo’ udah dua minggu aku belum maskerin rambut aku. Mmm... Ini bisa jadi acara mandi yang asik.

Masker rambut itu perawatan pengganti creambath untuk yang berambut kering seperti aku. Waktu aku ke salon dulu, kapsternya sering ngeributin rambut aku yang kering. Mereka cream bath rambut aku tapi gak pake di-steamed. Katanya bisa tambah rusak itu rambut.

Lalu suatu hari ada kapster yang baik di salon kesayanganku itu, Tommy Salon, di Pondok Kelapa Raya. Dia yang kasih tauk aku bahwa aku seharusnya memakai perawatan masker rambut. Dia jelasin bahwa perawatan masker ini bisa dikerjakan sendiri di rumah. Dia ajarin, deh, aku caranya sementara dia sendiri maskerin rambut aku. Nice girl, ya?

OK, as an appreciation to her kindness, now let me take the turn to share her tips for you:

Jadi, rambut dikeramas dulu sampai bersih. Setelah itu dikeringkan dengan handuk. Jadi rambut masih lembab gitu, deh, waktu kita apply masker-nya di rambut kita.

Pemakaiannya dimulai dari bagian depan di atas kening, ditarik ke belakang sambil agak ditekan ke kepala. Kayak mijit, gitu. Do that to the left and to the right juga. Semuanya dengan cara menarikkan ke belakang. Baru setelah itu tambah lagi and pijit-pijit di kepala dengan cara memutar-mutar jari kita.
 
Setelah semua rambut dilumuri masker, jepit aja ke atas. Ini supaya kita bisa melakukan kegiatan lain sementara menunggu masker rambutnya "mengerjakan" proses perawatannya di kepala kita. Kita tunggu selama kira-kira 15 – 20 menitan, deh.

Sambil menunggu, aku mandi lulur. Pake lulur mandi yang banyak di super market.

Lumayan, gak terasa 20 menitnya lewat juga dan mandinya selesai. Lalu rambut dibilas dengan air biasa. Setelah lumayan bersih (karena susah ngilangin lengketnya), apply hair conditioner di seluruh rambut itu sambil sekali lagi kepalanya dipijit-pijit. Lalu bilas lagi, deh. Rambutnya jadi lembut dan bersih.

...Tapi lengket bekas masker dan hair conditioner pasti masih nempel di badan. Mandi sekali lagi aja. Asik, 'kan?
Be good to yourself

Dengan hair masker, rambut aku gak pernah pecah-pecah ujungnya atau patah lagi.

Seperti creambath, krim perawatan masker rambut juga bisa dibeli di super market. Ada macem-macem mereknya, kok.

Aku, sih, pake Elsève dari L'Oréal. Sekarang aku pake yang Nutri-Gloss, Intensive Shine Mask untuk menambah cahaya rambut, katanya. Sebelumnya aku pake yang Color-Vive Proctetive Mask untuk rambut diwarnai. Sebelumnya lagi, aku pake Smooth-Intense Anti-Frizz Mask untuk rambut damaged.

Aku pake ganti-ganti gitu. Kalau satu sudah habis, aku beli yang lain. Supaya rambutnya gak jadi terbiasa dengan satu tipe sehingga jadi kebal. Katanya harus begitu, to me, it's about taking care of myself ;). 

What I do know by experience, rambut diwarnai seperti milikku, perlu deep mousturizing.

Setelah perawatan masker aku gak tata rambut aku dulu. Jadi aku biarkan kering secara alamiah. Biar rambutnya istirahat. Nanti kapan-kapan aku bisa main-main dengan catokan atau alat pengeriting.

See my message for you, my beloved readers, in my facebook page here ;)  Enjoy aja!




Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Tips: Etika Mengirim dan Menerima E-mail

Klik di logo di atas untuk melihat versi PDF artikel ini . Jaman sekarang, di era fesbuk , e - mail sudah jadi biasa. Memang mungkin belum 50% orang Indonesia yang pake e-mail, but soon , I’m sure .. Dengan teknologi 3G; sekarang 3.5G; dan kenyataan bahwa handphone sudah jadi barang biasa, aku yakin sebentar lagi kelompok masyarakat yang tadinya cuma tahu caranya pake hape , sebentar lagi juga pasti akan belajar pake imel . Trigger -nya bisa jadi adalah kenyataan bahwa memakai yahoo! messenger di handphone lebih murah dari pada SMS. Karena murahnya, aku sempat ajarin Office Boy di kantor aku untuk memakai messenger dan mengajar keluarganya di desa untuk belajar juga. Bayangkan seandainya dia bener-bener ngajarin sanak saudaranya untuk memakai messenger, maka mereka akan juga melihat feature e-mail dari yahoo! yang comes together with the messenger . Lalu mereka belajar bikin surat pake e - mail . Nice , ya? Belum lagi kerja keras para telecommunication services provider ...

Selamat Hari Ibu

Haiiiii… Apa kabar?  Oh, dear... It's almost end of the year! Gak terasa, yaaa....  Sudah berapa lama aku absen ngeblog? Aku kalang kabut antara ngedit video dan ke rumah sakit untuk terapi rehabilitasi medik. Itu, lho , efek kemo yang bikin ujung-ujung jari tanganku dan telapak kakiku jadi kebas kesemutan harus diterapi supaya hilang. Padahal, kata dokter di Unit Rehab Medik, seharusnya efek kemonya sudah hilang secara alami karena terakhir aku kemo 'kan bulan Pebuari 2018. Sudah lebih dari enam bulan. Makanya harus diterapi. Nah, namanya juga pasien BPJS Kesehatan, ya harus ngantri dan ngantrinya panjang! Ndilalalh , pas lagi minggu kemarin itu RS Persahabatan sedang mengadakan perapihan sistim administrasi yang melibatkan prosedur BPJS. Jadi, aku harus kembali ke Klinik dan Rumah Sakit kelas B untuk memperbarui rujukan sebelum bisa mendapatkan terapi yang aku perlukan. Jadi, lumayan repot, ya. Tapi aku gak mengeluh, lho . Ngantri itu wajar, karena pasiennya b...