Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

A fairy tale dari Maia dan Irwan

Waktu itu, saat membuka Home di Instagram-ku, muncul sebuah foto dari timeline IG-nya Al Ghazali. Foto dirinya ketika kecil dipelukan bundanya, Bunda Maia. Maia Estianty si musisi cantik yang sekarang juga telah menjadi seorang pengusaha.

Foto ibu anak itu biasalah. Tetapi yang tidak biasa adalah caption yang ditulis Al, "I love you so much bunda ❤️ I wish you all the happiness for your new chapter in your life. 🙏🏻 Alhamdulillah".

Wait... new chapter? Wow, congrats! Akhirnya...

Lalu, aku kepoin, lah, IG-nya si Bunda cantik itu, dan hanya menemukan tiga kiriman terbaru saat itu di timeline-nya. Dua berupa tulisan dengan latar belakang hitam, masing-masing bertuliskan kata-kata "aku ingin berbahagia seperti hari ini, selamanya" dan "Dia menjadikan aku wanita yang paling bahagia di muka bumi." Oh, co cwit...

Sedang kiriman ketiga adalah foto tua dua anak kecil lelaki dan perempuan dengan tulisan di tengahnya "our own fairy tale". Itu adalah foto masa kecil Maia dan Irwan yang disatukan dalam satu frame. Cute! Tapi, tetap gak jelas, ah. Masa get married begitu? Lalu aku kepoin juga, dong, timeline-nya El. Gak ada apa-apa! Maksudnya yang berhubungan dengan wedding, gitu.

Hmmm.. jadi penasaran. Kepoin lagi time line-nya Dul. Wah, sama saja. Eyalah, artis, kalian membuatku jadi penasaran! Hahaha... Yah, sering mendengar nama mereka, minimal melihat berita tentang mereka melintas di internet, entah video atau you know, berita online.. mereka seperti menjadi bagian dari kehidupan kita. Hampir-hampir seperti keluarga. Iya, kan? Kadang kita rumpiin cerita hidup mereka yang baru disebarkan oleh media. Rumpi.. obrolin.. omongin.. Yah, ngobrol ngalur ngidul, deh.. 

Kadang kalau kita lagi ngomongin seleb gitu, kayak kita paham betul cerita mereka. Iya, kan? Hahaha.. so entertaining! Tapi ada juga yang lebay sampe-sampe, hingga, begitu emosional ketika membahas kisah sang seleb pujaannya. Ulah kitu, atuh.. Jangan dibawa ke hatilah.. Kita doakan saja yang terbaik buat mereka. Dan kalau ada artis yang tidak kita suka, ya sudah, skip saja. Gak usah dipikirin juga.

Karena setiap orang punya jalan hidupnya sendiri-sendiri. Pilihan hidupnya yang terbaik menurut mereka. Maia, syukurlah, akhirnya bertemu dengan lelaki yang, menurut kiriman Maia di timeline IG-nya itu, memberinya kebahagiaan.

Akhirnya El dan Dul pun membuat kiriman di timeline IG mereka masing-masing mengucapkan ungkapan doa bahagia untuk Bunda mereka. Menyusul kemudian Maia sendiri meluncurkan foto-foto wedding-nya bersama Irwan Mussry, the lucky guy, dan anak-anaknya. Hingga yang terakhir, yang baru aku lihat kemarin sore, adalah foto-foto bersama ayah ibunya, kakek dan neneknya Al, El dan Dul. Nice! 



So this is it! A new chapter indeed! Tentu Maia sudah belajar dari pengalaman pahit masa lalunya. Juga telah mengobati luka hatinya bersama waktu, dan mungkin kehadiran sang lelaki kaya; dengan senyumannya yang selalu terlihat di setiap foto-foto publiknya; telah berhasil membuatnya melupakan duka masa lalunya untuk memulai hidup baru yang lebih penuh harapan.

Jauh lebih matang, tertempa oleh waktu dan keadaan, kini she is a strong woman and hopefully wiser. A lovely wife to the luckiest man in the world, I supposed! Paling nggak itulah yang mestinya Irwan rasakan, dong! He he he... 

Ya, happy wedding, Maia dan Irwan, all the best for you both. Good luck, semoga bahagia sampai maut memisahkan. Amin.

Nah... hampir weekend, what is your fairy tale? *kerling! 

Take care!

Oh, by the way... kepo itu Bahasa Indonesianya "intip", gitu, kan ya? 

Cheers! 

Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Tips: Etika Mengirim dan Menerima E-mail

Klik di logo di atas untuk melihat versi PDF artikel ini . Jaman sekarang, di era fesbuk , e - mail sudah jadi biasa. Memang mungkin belum 50% orang Indonesia yang pake e-mail, but soon , I’m sure .. Dengan teknologi 3G; sekarang 3.5G; dan kenyataan bahwa handphone sudah jadi barang biasa, aku yakin sebentar lagi kelompok masyarakat yang tadinya cuma tahu caranya pake hape , sebentar lagi juga pasti akan belajar pake imel . Trigger -nya bisa jadi adalah kenyataan bahwa memakai yahoo! messenger di handphone lebih murah dari pada SMS. Karena murahnya, aku sempat ajarin Office Boy di kantor aku untuk memakai messenger dan mengajar keluarganya di desa untuk belajar juga. Bayangkan seandainya dia bener-bener ngajarin sanak saudaranya untuk memakai messenger, maka mereka akan juga melihat feature e-mail dari yahoo! yang comes together with the messenger . Lalu mereka belajar bikin surat pake e - mail . Nice , ya? Belum lagi kerja keras para telecommunication services provider ...