Apr 7, 2009

Pemilu...!

Gak terasa, sesaat lagi sudah Pemilihan Umum. Pemilu. Pesta rakyat.

Mmm... pesta, ya... Pesta yang bikin deg-degan.. Kok kayak getting married. Katanya, orang yang mau get married itu biasanya deg-degan. Yang begitu, sih, biasanya laki-laki. Kalo' perempuan, sih, malah semangat banget. Kecuali kalo' nikahnya terpaksa.. he he he.. Deg-degan juga, kali.

Tapi iyalah. Ini namanya nikah kontrak. Lima tahun. It will be the day when we put our faith on somebody. Saat kita menaruh pengharapan kita kepada seseorang yang namanya kita contreng, bahwa orang ini akan menjadi wakil kita di Dewan Perwakilan Rakyat.

Orang ini akan mengingat kita dalam setiap langkahnya, dalam perdebatannya di sidang-sidang yang akan datang selama lima tahun ke depan. Seandainya dia terpilih. Orang ini akan membela kepentingan kita. Orang ini seperti suami bagi kita yang sedang bekerja di DPR demi kehidupan kita yang lebih baik.

Dia seperti pahlawan bagi keluarga kita, karena dia berjuang mati-matian supaya kepentingan kita terjaga.

Dia seperti seorang ayah yang sangat menyayangi kita; yang keinginannya adalah agar kita bahagia.

Eh, kalo' caleg-nya perempuan, ya, dia akan seperti seorang ibu yang berjuang mati-matian untuk membela kepentingan kita. Dia juga menyayangi kita dan menginginkan kita bahagia.

Karena dia akan terikat kontrak yang juga disebut dengan komitmen dengan kita, rakyat yang diwakilinya.

Itu harapan kita, kan?

Mudah - mudahan yang terpilih nanti memang seorang wakil rakyat yang bermoral seperti itu. Yang punya hati buat kita. Welas asih. Lemah lembut. Matang. Makanya, maaf kepada caleg-caleg yang masih muda banget , aku gak kenal kalian jadi gak punya alasan to dislike you, tapi kalian juga harus punya kematangan mental seperti orang yang sudah tua. Agar bisa bertindak bijak.

Aku coba, sih, googled cari panduan untuk gimana kalau this party is not going well. Maksudnya, semacam emergency procedure yang bisa diikuti masyarakat umum. Tapi gak ketemu. Ya, sudah :(.

Lihat foto ini di facebookMungkin KPU memang sudah yakin bahwa nothing will go wrong. Everything will be alright. Mudah-mudahan begitu. Kita doakan yang baik-baik aja, 'kan?

Kuatkan hati, be strong dan be there at the TPS. Seperti calon pengantin yang menguatkan hati untuk hadir di hari pernikahannya untuk mengucapkan ikrar pernikahannya. Begitulah nanti, tanggal 9 April 2009, kita akan harus menguatkan hati kita.

Dan kalau pun keputusannya adalah Golput. Kita akan tetap aja hidup dalam pernikahan yang dilangsungkan besok. Because we are part of this nation. Karena itu, jadilah saksi untuk memastikan bahwa pernikahan itu adalah sah.

We should care. We should care, because caring adalah alasan paling mantap supaya kita mau bertahan hidup.

Karena keputusan kita untuk hari yang penting itu akan menentukan nasib kita selanjutnya di negeri yang indah ini. Yang banyak pulaunya. Yang banyak ragam penduduknya. Negeri yang istimewa di antara segala bangsa. Indonesia.



Jadilah kita merasa terhormat dengan Pemilu ini. Semua rakyat dewasa dan yang jadi Calegnya. Karena kita mengerti bahwa Pemilu adalah panggilan untuk menguatkan ikatan di antara kita, satu sama lain.








Yuk, gabung?