Apr 30, 2009

What's in Your Mind, Girl?

Yuk, gabung?

Hari ini aku mau nulis apa, ya? Waktu online lagi setelah sampe di rumah, aku chat dengan temen yang lagi ngantri mau konsultasi dengan dokternya.

Kita ngomongin soal kiat memuaskan nafsu belanja tanpa hurting the savings. Katanya sekarang dia suka beli emas... Aku jadi inget, ibu aku dan ibunya temen-temen aku, semua juga suka kasih nasehat yang bijaksana itu: belilah emas.

Aku memang suka perhiasan. Ah, aku suka apa aja yang yang bagus-bagus... he he he.. Dulu, karena tertarik pada perhiasan imitasi, aku jadi gak mau maksain diri beli emas. Ya, aku beli beberapa, tapi aku terlalu kurus sehingga banyak perhiasan aku yang hilang cuma karena jatuh dari tangan... Ih, alasan...! :p

Perhiasan imitasi yang aku maksud itu yang good quality, loh. Good design, good metal. Jadi gak hurting my sensitive skin.

Begitulah. Sekarang jadi teringat lagi untuk beli emas lagi. Tapi harganya sudah mahal sekali... Ya, beli segram aja, kali, buat nyeneng-nyenengin hati? Well, at least kalo' memang pas ada uang lebih and the choices are not really tough seperti misalnya memilih antara beli cincin segram dengan a nice shoes in the mall. Belilah cincin...

Honestly, as I wrote it.. dalam hati aku berpikir, kalau sepatunya nice, comfy... Should I give it up? Ha ha ha.. Memang susah. Tapi semua tergantung niat, ya?

If you fancy a new shoes... why not? Tapi kalau gak urgent, ya beli emas aja, kale...

Sementara itu, sore ini aku juga tergeli-geli karena beberapa teman pria aku menanggapi catatan status aku di facebook waktu aku mempromosikan artikel night cream. Tanpa membaca keseluruhan artikel, mereka dengan semangat menanggapi kutipan tulisan aku yang aku jadikan catatan status, yaitu bahwa night cream bisa dijadikan alat lain untuk memanjakan suami. Wah, kalimat mereka sama persis: "mau, dong..."

Sayang temen-temen perempuan gak ada yang terbuka kasih komentar mereka. Tertarik, gak, sih, untuk manjain suami? I wonder... what's in your mind, girl?

Untuk topik romantisme, waktu bicara "bareng" laki-laki, kenapa kayaknya perempuan lebih pendiam?






Yuk, gabung?