Jun 9, 2009

Laki-Laki Harus Lebih Pendiam?





Para pria seringkali dibebankan untuk lebih banyak diam. Seolah-olah, perempuan sudah "dari sononya" lebih banyak bicara. Dan kebiasaan bicara pun bisa dianggap kurang macho

Matthias R. Mehl dari Universitas Arizona berhasil menemukan bahwa ide lelaki dikodratkan lebih pendiam hanya mitos saja. Ternyata, rata-rata perempuan dan lelaki dalam satu hari mengucapkan jumlah kata yang relatif sama.

Mehl meneliti 400 orang Amerika dan Meksiko. Memang, jumlah kata yang diucapkan perempuan rata-rata lebih tinggi dibanding lelaki. Namun perbedaannya tidak signifikan.

Dalam keadaan normal, perempuan mengucapkan 16.215 kata, sangat tipis perbedaannya dengan rata-rata jumlah yang diucapkan lelaki: 15.669.

Apa bedanya?
Dalam hal kebiasaan bicara, laki-laki dan perempuan sama saja.


Apa Kesimpulannya?
  • Lelaki dan perempuan punya kebiasaan mengatakan jumlah kata yang sama, sehingga dua-duanya punya keahlian alami yang seharusnya tidak jauh berbeda. Ingat, kita bisa karena biasa.

  • Tidak ada alasan bagi pria untuk jadi "sok pendiam" (jangan-jangan karena takut bicara?).


Begini kata Matthias Mehl:

"The widespread and highly publicized stereotype about female talkativeness and male reticence is unfounded.".

Which is the Chattier Gender?