Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Review Buku: "Long Distance Love"



Lewat dunia maya, aku berkenalan dengan banyak orang. Salah satunya punya nama yang sama dengan namaku: Dian.

Beberapa waktu yang lalu dia kasih tauk aku bahwa dia ikutan kontribusi di sebuah buku berjudul "Long Distance Love". Pengarang utama buku itu adalah Imazahra.

Untuk menyenangkan hati temanku itu, aku pun membeli bukunya di Gramedia. Ternyata, menurut petugas di toko buku itu, buku Long Distance Love banyak yang cari. Agak lama juga dia bantu aku untuk cari buku itu di antara tumpukan buku baru. Guess it had been sold out many times... sampe-sampe posisinya berpindah.

Well, aku senang juga karena berpikir that I was buying buku yang laris. Tapi, aku harus cari waktu untuk baca buku setebal 309 halaman itu. Honestly, I am not onto fiction. Baru setelah aku baca kutipan komentar yang diletakkan di halaman pertama, hatiku mulai tertarik, "apa, sih, yang bikin mereka kagum?"

Romantis, Bukan Fiksi
Oh, ternyata ini bukan fiksi! Long Distance Love adalah kumpulan kisah nyata dari para pelaku cinta jarak jauh. Menikah, tapi tidak serumah karena harus berpisah jarak dan waktu.

Sebelum membaca kisah pribadi Imazahra, aku lompat ke kisahnya Dian temanku itu. Wah, I am really proud of her. Dia shared perjuangannya menjalani long distance love dan keberhasilannya melalui 6 tahun pertama pernikahan mereka. They did it. Congratulations, Di!

The truth is, this is a good book. If you are in marriage and considering of divorce, think again, why would you do that? Baca buku ini dulu. Beli dua, one for you, and one for your love. Lalu renungkan lagi: kenapa dulu mau menikah dengannya?

Buat yang belum menikah, baca buku ini untuk menambah wawasan why people should marry.

Bijaksana
Buku ini bijaksana dan mengingatkan kembali pada keindahan cinta. Bahwa keberadaan Tuhan hendaklah selalu diingat, pun dalam bercinta. Berikan pada pacar diawal relationship. Buat guidance untuk langkah selanjutnya.

Membaca buku ini, kita diingatkan kembali artinya cinta. Bahwa cinta bukan sekedar emosi, letupan jiwa yang sekejap. Cinta tidak menuntut tapi memberi. Cinta itu pengorbanan, yang merekatkan perbedaan.

Rela berkorban adalah nilai yang aku lihat belakangan ini mulai luntur karena sudah banyak orang yang gak kenal rasa cinta. You don't get love without sacrifice, unfortunately. Itu satu-satunya cara mengukur kebesaran cintamu.

Karena kita tidak mau berkorban, banyak masalah yang tidak terselesaikan. Malah, kita jadi tergila-gila dengan masalah dan tidak mau repot cari solusi. Bukankah begitu kita sekarang ini sebagai bangsa? Seringkali berhenti pada sikap pesimis?

Dusta: Kalau Di luar Bukan Milikku"
Buku ini meng-counter keyakinan banyak perempuan tentang suaminya: bahwa di luar rumah suaminya bukan miliknya. Darling, berikanlah kepercayaan pada dirimu sendiri, bahwa kamu pun layak dicintai.

Klik di sini untuk melihat artikelku, 'Kalau Di Luar, Dia Bukan Milik Saya...'Masih ingat tulisanku, "Kalau Di Luar, Dia Bukan Milik Saya..."? Buku ini memberikan harapan bahwa keinginanku bisa tercapai. Yaitu nanti, sahabat-sahabatku tidak usah harus takut terhadap cinta.

Aku rekomendasikan buku ini buat semua orang. Gambaran kultur kita yang religius, tergarap dengan indah dan universal. Good for any religion embracer. Karena cinta memang milik semua. It is beautiful, it is reality.



Yuk, gabung?

Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Tips: Etika Mengirim dan Menerima E-mail

Klik di logo di atas untuk melihat versi PDF artikel ini . Jaman sekarang, di era fesbuk , e - mail sudah jadi biasa. Memang mungkin belum 50% orang Indonesia yang pake e-mail, but soon , I’m sure .. Dengan teknologi 3G; sekarang 3.5G; dan kenyataan bahwa handphone sudah jadi barang biasa, aku yakin sebentar lagi kelompok masyarakat yang tadinya cuma tahu caranya pake hape , sebentar lagi juga pasti akan belajar pake imel . Trigger -nya bisa jadi adalah kenyataan bahwa memakai yahoo! messenger di handphone lebih murah dari pada SMS. Karena murahnya, aku sempat ajarin Office Boy di kantor aku untuk memakai messenger dan mengajar keluarganya di desa untuk belajar juga. Bayangkan seandainya dia bener-bener ngajarin sanak saudaranya untuk memakai messenger, maka mereka akan juga melihat feature e-mail dari yahoo! yang comes together with the messenger . Lalu mereka belajar bikin surat pake e - mail . Nice , ya? Belum lagi kerja keras para telecommunication services provider ...

Selamat Hari Ibu

Haiiiii… Apa kabar?  Oh, dear... It's almost end of the year! Gak terasa, yaaa....  Sudah berapa lama aku absen ngeblog? Aku kalang kabut antara ngedit video dan ke rumah sakit untuk terapi rehabilitasi medik. Itu, lho , efek kemo yang bikin ujung-ujung jari tanganku dan telapak kakiku jadi kebas kesemutan harus diterapi supaya hilang. Padahal, kata dokter di Unit Rehab Medik, seharusnya efek kemonya sudah hilang secara alami karena terakhir aku kemo 'kan bulan Pebuari 2018. Sudah lebih dari enam bulan. Makanya harus diterapi. Nah, namanya juga pasien BPJS Kesehatan, ya harus ngantri dan ngantrinya panjang! Ndilalalh , pas lagi minggu kemarin itu RS Persahabatan sedang mengadakan perapihan sistim administrasi yang melibatkan prosedur BPJS. Jadi, aku harus kembali ke Klinik dan Rumah Sakit kelas B untuk memperbarui rujukan sebelum bisa mendapatkan terapi yang aku perlukan. Jadi, lumayan repot, ya. Tapi aku gak mengeluh, lho . Ngantri itu wajar, karena pasiennya b...