Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Spaghetti Bolognaise

Dian cooks Spaghetti Bolognaise, untuk di rumah Waktu belanja tempo hari, aku teringat pingin bikin spaghetti bolognaise yang gampang bikinnya.

Beli aja satu pak spaghetti, daging giling setengah kilo, satu tomat kaleng (aku beli yang sudah dikupas, isi satu kaleng isinya empat tomat).

Kebetulan di rumah ada jamur merang yang sudah direbus, jadi aku tambahkan jamur juga walaupun ini tidak termasuk dalam resepnya Kev. Dan untuk rasa asin aku tambahkan mozarella cheese.

Cara masaknya juga gampang banget.

Spaghetti direbus dengan air garam dan satu sendok minyak sayur sambil diaduk-aduk agar spaghetti-nya gak lengket satu sama lain. Sementara itu, daging gilingnya direbus dengan sedikit air sampe airnya habis, lalu diaduk-aduk sampai lemaknya hilang tersangrai. Masukkan jamur yang sudah direbus dan terus aduk-aduk adonannya. Kemudian tambahkan tomat dan aduk terus sambil tomat-tomatnya dihancurkan. Aduk sampai daging, jamur dan tomatnya menyatu dan air tomatnya berkurang. Selesai.

Kata adik aku, rasanya Amerika banget (plain, kurang terasa bumbu gitu loh).

Kalau suka yang agak spicy, tambahkan lada hitam sewaktu air yang dipake untuk merebus daging giling tinggal sedikit. Biar meresap ke daging.

Untuk rasa asin, spaghetti-nya dihidangkan dengan menambahkan mozarella cheese. Caranya, potong-potong kubus mozzarella cheese as much as you like it on to spaghetti yang sudah disajikan dipiring dengan taburan daging di atasnya, Jadi, mozzarella cheese-nya ditaruh atas dagingnya, ya. Masukkan ke microwave dan panaskan selama dua menit supaya kejunya cair. Jadi, deh.

Dan namanya juga orang Indonesia, pasti suka pedes. Tambahkan aja tabasco atau sambal botol.

Biar rasanya sedang makan di resto, resep ini bisa dipadankan sama Mashed Potato a la Vivi, dan Cocktail ala Akyu.

Enjoy it!



Comments

  1. Kalo aku biasanya waktu masak daging gilingnya suka aku tambahin satu siung bawang bombay yang sudah potong2, sedikit oregano dan sedikit bubuk pala. oh ya, bawang putih juga. kalau masih kurang asin bisa ditambahkan sedikit garam. spagetinya saat direbus bisa ditambahkan 1 sdm minyak goreng ke dalam air rebusan biar tidak lengket satu sama lain, dan sedikit garam biar rasanya nggak terlalu hambar. untuk yang dirumahnya tidak punya microwwave, spageti bisa dimakan dengan keju parut. ini salah satu makanan kesukaanku loh!

    ReplyDelete
  2. Elin said...

    Kalo aku biasanya kalo pengen spageti minta adik ku yang seminggu off sehabis tugas di seputaran Papua untuk bikinin :)
    Bisa ga dibilang berdasarkan survey, cowok-cowok hobby nya masak spageti enak.. xixxiiixi.. gue aja ga bisa soalnya.. heheheh

    ReplyDelete
  3. Kalo gue biasanya minta adik aku yang sebulan sekali dapet off seminggu buat bikinin gue spageti... (yang ini spageti ala eeenk)

    Survey membuktikan cowok cowok suka masak spageti dan uenak... :D
    Gue aja ga bisa soalnya.. that is why I never stop to learn... ask my brother to make it for me.. jadi bisa watching watching....alasannya.. I never stop to learn... xixiixixixi alah.... alasan benerrrr... Good kaka, kapan kapan masakin aku juga spageti ala Kev...

    ReplyDelete

Post a Comment

Kasih komentar, ya, supaya aku punya input yang bisa aku kembangkan untuk artikel aku selanjutnya. Menambah wawasan aku juga, kan? Terima kasih sebelumnya, loh!

Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Tips: Etika Mengirim dan Menerima E-mail

Klik di logo di atas untuk melihat versi PDF artikel ini . Jaman sekarang, di era fesbuk , e - mail sudah jadi biasa. Memang mungkin belum 50% orang Indonesia yang pake e-mail, but soon , I’m sure .. Dengan teknologi 3G; sekarang 3.5G; dan kenyataan bahwa handphone sudah jadi barang biasa, aku yakin sebentar lagi kelompok masyarakat yang tadinya cuma tahu caranya pake hape , sebentar lagi juga pasti akan belajar pake imel . Trigger -nya bisa jadi adalah kenyataan bahwa memakai yahoo! messenger di handphone lebih murah dari pada SMS. Karena murahnya, aku sempat ajarin Office Boy di kantor aku untuk memakai messenger dan mengajar keluarganya di desa untuk belajar juga. Bayangkan seandainya dia bener-bener ngajarin sanak saudaranya untuk memakai messenger, maka mereka akan juga melihat feature e-mail dari yahoo! yang comes together with the messenger . Lalu mereka belajar bikin surat pake e - mail . Nice , ya? Belum lagi kerja keras para telecommunication services provider ...