Nov 17, 2009

Berani Investasi Dengan "Mandiri Investasi"

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya




Investasi: siap perang menghadapi masa depan




"Resiko terbesar dalam berperang menghadapi apapun adalah rasa takut menghadapi  resiko.  Kalau takut, maka jangan pernah menghadapi masalah sendirian, agar paling tidak orang lain dapat memberitahukan resiko apa yang sebetulnya harus kita hadapi." [Dian Manginta, tentang RESIKO INVESTASI UANG]





Resiko Investasi


"BERINVESTASILAH sekarang. Karena investasi itu akan meningkatkan kemapuan sukses di masa mendatang", begitu pesan para ekonom setiap saat.

Di artikel "Tips Dari Bankir: Memilih Bank Yang Aman", kita diingatkan oleh Romy Henry [bankir], bahwa menunda konsumsi seringkali bisa jadi strategi keuangan yang sangat baik. Apalagi kalau kita mengingat bahwa laju kenaikan pendapatan sering tidak meningkat sebesar menambahnya kebutuhan.

Investasi, karena tujuannya meningkatkan daya beli di masa depan, dekat sekali artinya dengan resiko. Kalau gagal, paling tidak seluruh upaya menunda konsumsi bisa tidak berguna.

Itulah sebabnya, para ahli menganjurkan supaya kita memanfaatkan jasa para konsultan profesional di bidang investasi [lihat artikel: "Kompilasi "Tips Hemat" - Dari Berbagai Media Top"]. Karena kalau tidak, kita bisa gagal memperhitungkan berbagai resiko yang mungkin muncul saat menghabiskan waktu dan tenaga untuk meraih berbagai target investasi.

Resiko Produktif

Resiko investasiResiko adalah berbagai tantangan yang tak kita ketahui secara pasti bentuknya. Biasanya, makin besar outcome atau hasil yang hendak diraih, maka makin besar pula resiko yang datang menyertai. 

Dibanding kalangan awam, seorang konsultan berpengalaman akan lebih mudah memeriksa berbagai resiko melalui portfolio investasi yang dihimpunnya. Tugas konsultan ini adalah menelaah berbagai metode investasi yang bisa diemban oleh kliennya, sehingga hasil yang diperoleh akan sesuai dengan resiko.

Seseorang awam bisa saja menghitung sendiri semua resiko yang harus dihadapinya. Namun yang sulit untuk dipenuhi adalah menetapkan langkah selanjutnya, bagaimana harus melakukan kegiatan investasi itu sendiri secara riil. 

Untuk itulah kita perlu berkonsultasi dengan lembaga kredibel seperti Mandiri Investasi, yang bisa memiliki produk layanan pengelolaan reksa dana. Dengan demikian, kita tak harus sendirian menghitung resiko dan menetapkan strategi investasi yang diperlukan sebelum bisa memetik hasil manis di kemudian hari.

"Mandiri Investasi", Kelas Global

Dian Manginta Bicara KarirPT Mandiri Manajemen Investasi [Mandiri Investasi], bukan nama asing di telinga kita. Melalui Direktur Utamanya, Abiprayadi Riyanto, mengaku hingga 02 Nopember 2009 sudah mengelola Total Dana Kelolaan [AUM] sebesar Rp. 13.500.000.000,00 atau tiga belas setengah rupiah. Nilai fantastis itu masih bertambah bila melihat jumlah Total Dana Kelolaan Industri reksa dana yang sebesar Rp. 105 triliun per Mei 2009.

Indonesia bisa unjuk gigi lewat prestasi lembaga-lembaganya, seperti yang ditunjukkan oleh Mandiri Investasi ini. Mandiri Investasi, pada awal November 2009 mengumumkan telah makin mengembangkan daya ekspansionisnya dengan bekerjasama dengan PT Julius Bär Advisors Indonesia [JBAI].

Inisiatif Mandiri Investasi berjasama dengan Julis Bär memang patut kita acungi jempol. Lembaga keuangan asal Swiss ini akan membantu Mandiri Investasi untuk menjadi penasihat, meningkatkan pengetahuan, serta menguasai seluk-beluk teknis untuk menarik sumber dana asing berinvestasi ke Indonesia.

Kerjasama dengan lembaga Swiss ini bisa kita jadikan referensi untuk memilih Mandiri Investasi yang prima. Di artikelku "Tips Dari Bankir: Memilih Bank Yang Aman", yaitu kecermatan adalah kata kunci dalam pengelolaan investasi. Kalau ingin cermat mencari solusi dalam investasi, rasanya situs www.mandirinvestasi.co.id adalah salah satu bagian pertama yang harus kita pelajari lebih lanjut. (D-)






*****




Perlu dibaca juga di Cantik Selamanya:









  • Money cannot buy peace, but when spent wrecklessly, it can corrode your life. And...why don't you gabung di halaman facebook "Cantik Selamanya"? Yiuuuk yaaak yiuuuk? ;)
Yuk, gabung?







Cover photo: Tika Sugiyanto