Oct 8, 2009

D' Cost, Resto Harga Kaki Lima - Perpaduan Teknologi & Rasa

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya





Resto DeCost - Hargai Pekerjaanmu




"Para produsen Indonesia, hargai produkmu, dan kita semua akan menghargai produk Anda." [Dian Manginta, tentang CINTA PRODUKSI DALAM NEGERI]





Pernah dengar restoran bernama D'Cost? Setahu aku, sih, mereka baru punya outlet di Jakarta dan sekitarnya.

Aku baru mendengar tentang resto yang satu ini waktu bulan puasa kemarin, saat sibuk mencari tempat untuk acara buka puasa. Seseorang mengusulkan untuk memakai resto ini sebagai lokasi bukber kami. Lalu, seorang teman yang lain bercerita betapa ramainya resto itu saat waktu berbuka sehingga pengunjungnya harus mengantri lama sekali.

Akhirnya, acara bukbernya aku adakan di tempat makan lain, tetapi aku sendiri memutuskan untuk mencari waktu tepat mengunjungi resto ini. And I did. Ternyata mereka punya outlet di Bekasi [lihat foto-foto cabang Bekasi di situs mereka].

Dian Manginta & D'Cost - Resto Seafood Harga Kaki LimaBersama adik-adikku aku ke sana. Restonya besar dan memang ramai. Saat itu masih dalam suasana libur hari Raya Idul Fitri, loh, tetapi resto ini buka dan full packed. Untung bagi kami karena ada masih ada meja kosong sehingga gak harus mengantri.

Ternyata ini adalah resto yang menghidangkan masakan seafood? Ingat ceritaku tentang sebuah warung tenda yang buka hanya di sore hingga malam hari di daerah Bendhill? Namanya San Tiga.

D'Cost pun menyediakan masakan sejenis. Memang, jargon mereka adalah "harga kaki lima". It's very nice, really. Restonya bersih dengan jumlah pelayan yang banyak dan semuanya punya kesigapan yang dapat diandalkan. Gesit dan ramah.

The Food & Technology

The food is great, really. Aku suka dan nambah! Sungguh, aku ini punya masalah dengan selera makan, tapi taste yang disediakan oleh D'Cost ternyata cocok untuk aku sehingga aku lahap makannya.

Nah, satu hal yang paling aku dari resto ini: they are taking the advantage of technology. D'Cost menggunakan teknologi canggih. Bagaimana, coba?

Itu, loh, pencatatan pesanan kita mereka program menggunakan PDA sehingga setiap pesanan dapat dikelola dengan baik. Kita dilayani dengan serba cepat dan tanpa pakai kata "lupa". Kalau mau tambah, tinggal sambung ke original order dan the system update the billing sekalian. Ok, kan?

Aku rasa, para pelayan di resto D'Cost must be happy, very proud to be working there. Mereka kelihatan bangga mengerjakan tugasnya. Is't that good? I am proud of them too. Sebagai orang Indonesia, saya bangga dengan inisiatif teknologis D'Cost.

So, kalau belum pernah ke D'Cost, coba, deh. Rasanya pas, and yes, it's Indonesian restaurant. We should be proud of it.




*****




Perlu dibaca juga di Cantik Selamanya:







Yuk, gabung?