Nov 15, 2009

Djarum Super Jakarta International Blues Festival 2009

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya



Djarum Super Jakarta International Blues Festival 2009Tanggal 07 November yang lalu aku berkesempatan menghadiri acara Djarum Super Jakarta International Blues Festival 2009 yang diprakarsai oleh InaBlues (Indonesian Blues Association).

Dengan mengangkat tema "Back to the Roots of All Music", acara ini merupakan festival blues pertama dan terbesar di Asia Tenggara. Bertempat di Istora Senayan, Jakarta, acara yang dimulai sejak tengah hari itu dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Dalam pidatonya beliau menyatakan harapannya agar Jakarta menjadi ibukota musik Blues di Indonesia. Melihat animo pengunjung, it wouldn't be difficult, I think.

InaBlues didirikan tahun 2005 oleh para musisi senior dan "penggila" blues tanah air yang dimaksud sebagai wadah para pemusik, penikmat, pengamat, maupun siapa saja yang ingin mengenal dan mendalami musik blues yang diyakini sebagai akar dari semua musik kontemporer saat ini. You can check their facebook account here.

Berbagai acara musik blues telah digelar oleh InaBlues dan acara Jakarta International Blues Festival ini diselenggarakan bersama pemda DKI dalam rangka program Enjoy Jakarta. Diketuai oleh Oding Nasution, seorang gitaris blues handal, InaBlues berharap dapat terus memperkenalkan musik blues secara luas, lintas generasi, dan mempertemukan musisi-musisi blues Indonesia dengan musisi blues mancanegara dalam berbagai event musiknya.

All Ages

Waktu berangkat ke acara festival ini, I was expecting bertemu dengan orang-orang seumuran aku, deh.. you know, around 40 atau kalau younger, ya tigapuluhan, deh. Tapi ketika berada di arena festival.. wah, ternyata penggemar musik blues bervariasi. Tua muda ada semua di sini. Dan banyak anak muda berambut gondrong!

Ada 4 stages, dua di luar gedung Istora Senayan dan dua lainnya di dalam gedung, dengan pengisi acara sebagai berikut:

Stage 1: Jan Akkerman [Netherland], Gugun & Blues Shelter, Mike Wilgar [UK], INA Blues All Stars, Kara Grainger [Australia/USA] & Blues Train [Singapore]

Stage 2: Abdee Slank - John Paul Ivan & Andi /Rif, Gigi, Rama Satria & Electric Mojos, Stevie – Audy & Jopie Items, The Dance Company, Soi Dog Blues Band [Thailand], The Changcuters, Bondan Prakoso & Fade 2 Black, Steve & Friendly Blues [Ex-Patriate Band], Discus & Bad Boys [Bandung]

Stage 3: Kiboud Maulana & Friends, Oding Nasution CS Acoustic Show, Adrian Adieoetomo, Endah & Rhesa, Yeppy Romero, Donny Suhendra & Big City, Mushroom [Bali] & Ruzan & Gig [Jogyakarta]

Stage 4: Andre Harihandoyo & Sonic People, Ade Warman, Black Suit, The Old Brothers, Define: Devine, Ken Arok Syndicate, Wonderbra, Alligator, Valsetto, The Audio, Melodrama, Normal & EG Band

Para pengisi acara itu memang tidak semua murni pemusik blues karena panitia bermaksud menonjolkan blues dan turunannya atau yang biasa disebut "the fruit of blues", yaitu rock, pop dan sebagainya.

Pemusik lintas generasi pun dihadirkan, demikian juga manca negara. Mestinya, di sini, tak ada istilah ABG yang dapat mengganggu perasaan dan telinga para seniman. Everyone can play and everyone will enjoy it regardless of their age!

Berada di acara musik dengan penonton yang antusias memang menyenangkan. Cuma penonton di stage 1 itu rupanya menganggap nonton musik sambil duduk lebih baik sehingga mula-mula penonton banyak mengisi bangku di seberang panggung sampai kemudian masuk penonton lain yang lebih ready to move yang memilih untuk mendekati panggung. Of course, it's a musical event, we should ready to dance! Atau, jangan-jangan mereka telah berada di arena festival sejak siang sehingga mencari tempat duduk karena kelelahan namun tak ingin menyerah!

Djarum Super Jakarta International Blues Festival 2009

Great!

Overall, it's a great event. Event yang dimaksudkan menjadi acara tahunan ini adalah yang kedua setelah sukses sebelumnya di tahun 2008. Menurut catatan panitia, terjadi penambahan pengunjung dalam acara tahun ini. Tentu panitia sangat bergembira.

Musik blues sendiri ditemukan oleh budak Afrika-Amerika yang berada di sepanjang Semenanjung Delta Mississippi pada akhir abad 19 (sekitar tahun 1895). Dewasa ini, musi blues mengakar kuat di hampir semua lapisan musik seperti jazz, R&B, hip-hop dan rock&roll.

Sebagai sponsor utama, pihak Djarum Super menyambut baik gagasan penyelenggaraan festival ini karena "selain untuk turut memberikan dukungan nyata bagi perkembangan musik di Tanah Air, Djarum Super juga melihat festival blues ini dapat berkembang maju seperti musik lainnya," demikian Handojo dari PT. Djarum.

Djarum Super sendiri merupakan brand rokok kretek filter yang diperkenalkan pertama kali pada khalayak ramai pada tahun 1981. Hingga saat ini Djarum Super telah menyelenggarakan kegiatan nasional dan internasional yang identik dengan inovatif dan penuh tantangan seperti olah raga adventure, badminton dan sepak bola. Kegiatan festival musik blues ini pun bagi Djarum Super dianggap sebagai event yang menantang.

Rasanya kita patut setuju mengingat banyaknya pemusik yang ditampilkan yang pasti mengandung kerumitan tersendiri dalam menyelenggarakannya. Salut untuk panitia penyelenggara yang telah sukses melaksanakan tugasnya.






*****






Perlu dibaca juga di Cantik Selamanya:






Yuk, gabung?