Nov 23, 2009

Mengejar Impian Di Ajang Lomba Perancang Mode

Klik untuk melihat situs Jakarta Fashion Week 2009



Jakarta Fashion Week 2009




"Melihat adalah mengetahui. Mempercayai, tak harus melihat dulu. Kita harus lebih banyak percaya daripada mengunggu melihat." [Dian Manginta, tentang KEYAKINAN BERSAMA]





Walt Disney - Semangat entrepreneur mudaSeandainya Walt Disney [1901 - 1966] jengah dengan usia remajanya yang masih sembilan belas tahun, ia bisa saja kehilangan momentum memulai bisnis animasi. Pada tahun 1920, Disney memulai usahanya - yang berjalan jatuh dan bangun.

Seperti hidup semua orang, Disney pun mengalami kepahitan. Di usia 26, ia pernah dikhianati partner bisnisnya hingga tak hanya kehilangan hak cipta bagi karakter "Oswald the Lucky Rabbit", namun juga ditinggalkan seluruh karyawannya sekaligus.

Setelah kehilangan Oswald dan pegawainya, Disney menciptakan Mickey Mouse, kemudian usahaya tumbuh hingga sekarang [2007] menghasilkan keuntungan lebih dari Rp. 332.500.000.000.000,- per tahun [!] Kalau saja Walt Disney mudah menyerah, maka nasibnya barangkali tak akan jauh dari garis tangan Walter Elias Disney, sang ayah yang hidupnya harus berpindah-pindah mencari nafkah.

Business di Jakarta Fashion Week 09/10

Pada tanggal 14-20 November 2009 yang lalu, femina group -- sebuah kelompok media untuk wanita -- berkolaborasi bersama "Program Enjoy Jakarta" [Pemerintah Daerah DKI Jakarta] menyelenggarakan Jakarta Fashion Week 09/10. Dengan sponsor utama Bank Rakyat Indonesia, acara yang glamour ini diadakan di Pacific Place, mall bergengsi di Jakarta.

Di sini, aku bertemu dengan banyak anak muda yang nampaknya akan menjalani hidup gemilang seperti Walt Disney. Generasi muda ini tidak hanya punya ciri semangat yang serupa, namun mereka sebetulnya juga menggeluti bidang senirupa seperti Disney.

Yang membedakan barangkali sekedar kesan kemewahan dalam industri fashion design, karena seni sebenarnya memang tak bisa masuk dalam kategori produk murahan. Apa pun bentuk seninya. Fashion design adalah ekspresi seni sang desainer.

Fashion design sendiri selain seni juga telah menjadi industri. Ada jalur ekonomi yang harus dilaluinya. Ada biaya-biaya, dan ada keuntungan darinya. Itulah fashion design.

Bisnis yang mengandalkan kreatifitas, bukan saja sang desainer tapi semua orang yang terlibat agar dapat selalu diingat, dikenang oleh masyarakat dan tentu saja akhirnya, dicari. Maka, wajar saja apabila penyelenggara Jakarta Fashion Week 09/10 menetapkan bahwa tujuan utama gelaran seminggu penuh ini adalah menjadi fashion week utama di Indonesia yang diadakan setiap tahun. Maksudnya utuk memberikan arahan dinamika fashion Indonesia dan memeragakan bakat dan kreativitas fashion designer Indonesia.

Ya, kalau ingin berprestasi, kita memang harus menggantungkan harapan kita setinggi bintang di langit sehingga seolah sukar untuk diraih. Seperti Disney dahulu yang pernah jatuh bangun meraih bintang impiannya sendiri.

Lomba Perancang Mode 09

Berbagai acara fashion pun disajikan seminggu penuh, dengan menampilkan pelaku industri fashion dari dalam dan luar negeri, termasuk kegiatan "Lomba Perancang Mode 2009". Kegiatan ini adalah kegiatan tahunan femina group yang telah dilakukan sejak tahun 70-an. Mereka pun bangga menyatakan bahwa melalui kegiatan ini telah ditemukan perancang-perancang fashion yang meramaikan dunia fashion di Indonesia.

Di sinilah aku bertemu banyak perancang muda calon billioner seperti Walt Disney, penggiat industri senirupa di bidang fashion. Ketika menyaksikan peragaan busana para finalis lomba perancang mode itu, semangat untuk tampil menawan pun membakar di dada. Para desainnernya masih muda, namun semuanya punya semangat menakjubkan!

Betapa ekspresi seni para perancang mampu menghasilkan karya-karya indah yang wearable. Wearable memang salah satu persyaratan kali ini. Hasil rancangan yang dilombakan harus dapat dijual.

Alhasil, Pemenang I Lomba Perancang Mode 2009 adalah Vinora Ng, pemenang II Kursien Karzai, dan pemenang III Bethania Agustha Tamsir. Bethania Agustha Tamsir juga beruntung mendapat dukungan para supporter yang menjadikan dirinya sekaligus sebagai pemenang favorite.

Lomba Perancang Mode 2009

 Vinora Ng, Bethania Agustha TamsirSang pemenang favorite menampilkan koleksi yang idenya diperoleh dari gaya punk. Menampilkan sarung yang didisain sedemikian rupa sehingga tidak kalah indah dengan pakaian Scottish. Bethania juga mengatakan bahwa ia bermaksud menjadikan punk sebagai signature dalam karya ciptanya. Perancang muda ini yakin bahwa koleksinya akan disukai bukan saja oleh orang-orang muda seusia dirinya, namun juga mereka yang berusia jauh lebih senior.

Dalam ajang Jakarta Fashion Week ini, selain ada lomba perancang mode, ternyata juga diadakan pemilihan model terbaik dari hasil penilaian selama seminggu gelaran itu berlangsung. Pemenangnya adalah model bernama Diva.

Lalu ada juga model pilihan desainer, yaitu Laura Mulyadi. Sedangkan model pilihan koreografer adalah Dominique. Para fotografer pun mempunyai favorite-nya sendiri, yaitu Laura Basuki. Lalu, model pilihan stylist adalah Kiwi.

Memang, ketiga pemenang Lomba Perancang Mode dan para modelnya kali ini adalah orang-orang muda berusia awal duapuluhan. Ada rasa haru di hatiku ketika mendengar MC mengucapkan kata selamat datang di dunia fashion industry kepada para pemenang. Welcome to the jungle, dears. I wish you'd be as successful as Walt Disney one day!

D-





*****






Perlu dibaca juga di Cantik Selamanya:













Cover photo & detailings: Andry