Dec 17, 2009

Hebatnya Google Wave, Mau Tahu?

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya



Google Wave logo




Google Wave - Jadi gaul dan produktif  sekaligus.





E-MAIL, kata Wikipedia, sudah ada sejak empat puluh tahun lalu. Dan bentuknya sekarang kurang lebih masih sama sejak kelahirannya.

Hemat waktu, itu sebabnya e-mail mudah jadi populer. Dan dengan semakin cepatnya sambungan internet, maka e-mail berkembang tak hanya menampilkan teks. Sekarang kita bisa mengirimkan e-mail dalam berbagai gaya tampilan.

Namun, merespon serangkaian e-mail bisa jadi membingungkan, apalagi bila ada beberapa orang sekaligus yang saling bertukar pesan. Satu email e-mail bisa menjawab suatu pesan yang ternyata sudah direspon oleh orang lain.

[Lihat etika beremail]

Dalam mailing list, seorang moderator akan diberi tugas untuk menguraikan serangkaian e-mail secara manual sebelum menyebarluaskannya ke para anggota. Menjalankan tugas seperti itu bisa tak hanya membosankan moderator namun juga membuat para anggota harus bersabar dengan proses edit yang dilakukan oleh satu orang. Kalau editor terdiri lebih dari satu orang, maka tentu prosesnya akan tambah menguras waktu.

Efesien

Tak lama lagi, semua kebingungan dan pemborosan waktu itu akan dihilangkan oleh Google Wave.

Berbeda dari e-mail konvensional, Google Wave bekerja dengan dinamis dan fleksibel karena bisa membuat semua penerima mengerti dan mengedit serangkaian pesan e-mail dengan simultan. Google Wave adalah versi e-mail versi zaman sekarang yang lebih menyenangkan.

Screenshot Google Wave, klik gambar untuk melihatnya di situs Google-"Google Wave"

[Gambar: sites.google.com]


Semua ide inovatif [to make things better] Google Wave adalah membuat kita secara maksimum menggunakan seluruh kecanggihan teknologi dalam berkomunikasi. Google Wave bisa dikatakan lebih canggih daripada messenger manapun, tapi cara kerjanya sangat mirip.

Bila kita sedang menulis sebuah pesan "wave", maka semua penerimanya akan melihat apa yang sedang diketikkan secara langsung dan dengan segera bisa ikut mengeditnya. Tak hanya itu, seorang penerima yang baru membaca pesan "wave" belakangan, maka ia bisa melihat bagaimana beritanya semula sekaligus tahu kapan dan apa yang kemudian diedit oleh para penerima lain.

Presentasi penuh tentang fungsi Google Wave oleh para pengembangnya.



Jadi, kontribusi kita ke suatu pekerjaan jadi lebih gampang terlihat. Hanya dengan melihat dari rangkaian pesan wave sewaktu berdiskusi, misalnya, kita bisa memperlihatkan bahwa kapan dan bagaimana pendapat diri kita suarakan.
Pesan "wave" memang tersimpan di server, dan tak dikirimkan seluruhnya ke PC penerima. Lebih tepatnya, pesan "wave" ini disimpan di server Google.

Wave bisa diletakkan dalam suatu situs, seperti video presentasi"wave" oleh tim Google yang ditaruh di Youtube. Seperti menaruh pesan "wall" di facebook, namun pesan yang dituliskan bisa dibaca secara langsung sembari diketik.

[Lihat Dian Manginta demam facebook]

Hebatnya, Google Wave tak akan terbatasi hanya dengan gambar atau video. Namun Google Wave juga akan mengakomodir pertukaran dokumen office, sampai program komputer sekalipun. Google punya banyak aplikasi dan fasilitas gratis - seperti Blogger, Picasa, Youtube, Google Translator [kamus], dan lain sebagainya - tentu saja di samping Google Search. Semua itu nantinya akan dibuat bisa terintegrasi dengan Google Wave, tergantung pilihan pengguna.

[Lihat contoh menggunakan aplikasi Google, "Google Earth", untuk mempromosikan Indonesia]

Menambah nilai manfaatnya yang luar biasa, Google Wave bisa dipergunakan secara gratis, persis seperti layanan Google lainnya. Google memang mengandalkan iklan [Google Ads] maupun kerjsama dengan pihak lain untuk menjalankan usahanya.

Manfaat untuk Indonesia?

Tentu saja kita di Indonesia bisa merasakan manfaat meningkatnya efesiensi karena menggunakan Google Wave. Kita akan diajak melakukan segala sesuatu lebih cepat dan transparan. Kerja jadi lebih menyenangkan karena kita bisa lebih eksis!

[Lihat efesien adalah salah satu ciri orang paling kaya di dunia, sepanjang masa]

Transparansi memang gaya kerja Google karena sangat membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk turut serta membantu mengembangkan berbagai aplikasi Google. Artinya, Google membiarkan diri mereka dapat dipelajari dan dikembangkan oleh kalangan di luar perusahaan mereka sendiri.

Demikian halnya dengan pengembangan Google Wave [yang hingga saat ini masih hanya bisa digunakan oleh pengguna yang diundang oleh mereka, seperti gmail.com dahulu]. Namun kelak, Google Wave akan dilepaskan sebagai aplikasi gratis, seperti Google Earth.

Google tak dapat disangkal sebagai salah satu perusahaan teknologi informasi paling kuat di dunia. Maka bila lebih banyak insinyur teknologi informasi kita menguasai teknologi mereka, artinya Indonesia punya kesempatan untuk memaksimalkan manfaat aplikasi-aplikasi Google untuk membangun bisnis di sini [lihat bagaimana insinyur Jepang juga turut mengembangkan teknologi Google Wave].

Jadi nggak sabar, yah, nunggu Google Wave :)?





*****






Perlu dibaca juga di Cantik Selamanya:







Yuk, gabung?